Pengamat sebut keberadaan porter mengganggu kenyamanan di bandara

Sabtu, 28 November 2015 17:16 Reporter : Yunita Amalia
Pengamat sebut keberadaan porter mengganggu kenyamanan di bandara Ilustrasi orang di bandara. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengamat penerbangan Capt. Jhon Brata mengatakan, banyaknya porter atau orang pengangkut barang calon penumpang yang berseliweran di bandara merupakan salah satu hal yang membuat bandara terasa tidak nyaman. Menurut Bratha kebanyakan porter tersebut justru mengganggu kenyamanan penumpang.

"Kalau penumpang datang ke bandara, penumpang keluar taksi jangan di recoki dengan bangsa porter-porter yang menyodorkan segala macam bahkan trolly pun dikuasai. Kan suka-suka kita dong kita yang bawa," ujar Bratha saat menghadiri diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11).

Dia mengatakan, bahwa bandara itu merupakan etalase bagi bangsa. Karena itu apabila pelayanan atau bahkan kenyamanan bagi penumpang tidak ditingkatkan bukan tidak mungkin masyarakat enggan bepergian melalui udara.

Selain mengeluhkan banyaknya porter yang dirasa cukup mengganggu, Bratha juga meminta kepada stakeholder penerbangan agar meningkatkan pula keamanan saat antrian pemeriksaan. Seperti lampu yang dirasa kurang cukup terang atau ada beberapa lampu yang mati di jalur antrian pemeriksaan. Akibatnya pemeriksaan memakan waktu yang lama hingga menyebabkan delay.

"Sepanjang antrian securitinya itu harus benar-benar profesional. Kalau misalnya on check in terlambat, boarding terlambat, yah delay lah. Nanti pasti disalahkan pilotnya yang disangka terlambat on time prosedur. Jadi harus dilaksanakan dengan sebaik baiknya," pungkas Bratha. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Bandara
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini