Better experience in portrait mode.
Penemuan Kerangka Perempuan Berpakaian Dalam Dibungkus Karung Goni

Kerangka Mayat Terbungkus Karung Goni Ditemukan di Malang

Penemuan Kerangka Perempuan Berpakaian Dalam Dibungkus Karung Goni di Malang

Kerangka mayat terbungkus karung goni ditemukan di Kawasan Jalan Simpang Galunggung Kota Malang oleh para pekerja bangunan.

Para pekerja melaporkan temuan tersebut ke polisi dan kerangka tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan identifikasi terhadap kerangka perempuan berpakaian dalam tersebut. Hasil pemeriksaan dokter forensik nantinya akan memastikan identitas dan apakah terdapat tindak pidana terkait kasus ini.

Geser👉
Momen Emosional Eks Dirut Pertamina Berurai Air Mata Peluk Anak-Anak usai Divonis 9 Tahun Penjara

Dirut Pertamina Divonis 9 Tahun Penjara, Tangis Haru Peluk Anak-Anak

Momen emosional eks Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, saat berurai air mata peluk anak-anak usai divonis 9 tahun penjara.

Karen menghampiri anak-anaknya yang menangis setelah mendengar putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Suami Karen, Herman Agustiawan, juga meluapkan emosinya dengan bertanya kepada Jaksa apakah mereka puas dengan putusan tersebut.

Karen dijatuhi pidana 9 tahun penjara atas kasus korupsi pembelian gas alam cair di Pertamina. Keluarga terdakwa tidak kuasa menahan emosi setelah mendengar putusan tersebut.

Geser👉
Alasan SYL Beri Posisi Tenaga Ahli Kementan untuk Kakaknya: Masa Saya Punya Saudara Tercecer-cecer

SYL Beri Posisi Tenaga Ahli Kementan untuk Kakaknya

SYL terjerat kasus pemerasan pegawai kementan, Kakaknya dipekerjakan di Kementan.

SYL menjelaskan alasan mempekerjakan kakaknya yang merawat ibu mereka.

SYL ingin memberikan layak gengsi dan martabat pada kakaknya.

SYL tidak mengurus honor kakaknya, hanya berharap mendapatkan input dan menjaga ibu.

Geser👉
Granat Latihan Ditemukan dalam Sepatu Warga Garut Meledak, Empat Orang Luka-Luka

Granat Latihan Ditemukan dalam Sepatu Warga Garut Meledak

Granat latihan yang ditemukan dalam sepatu warga Garut meledak, menyebabkan empat orang luka-luka.

Kepolisian Resor Garut sedang menyelidiki kasus ledakan granat nanas di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Ledakan terjadi ketika salah satu korban menemukan granat latihan di dalam sepatu yang sudah tidak dipakai di rumahnya.

Korban luka-luka telah mendapatkan perawatan medis dan polisi mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap benda-benda mencurigakan.

Geser👉
Vidio Goes To Campus Sambangi LSPR, Buka-Bukaan Proses Produksi Series

Vidio Goes To Campus: Proses Produksi Series Terbanyak di Indonesia

Platform streaming Vidio.com menyambangi LSPR dalam acara Vidio Goes To Campus.

Dian Lasvita dan Beverly Gunawan menjadi pembicara utama dalam agenda 'How Original Series Are Conceived Created and Developed'.

Para mahasiswa LSPR sangat antusias dan aktif dalam menyimak materi serta berdiskusi tentang proses produksi series.

Dalam acara tersebut, Dian Lasvita menyebut bahwa kendala dalam produksi series adalah bagian yang tidak bisa lepas dari proses.

Geser👉
SYL Akui Perintahkan Anak Buah Beri Kesaksian Normatif ke KPK

Mantan Mentan SYL Minta Anak Buah Berikan Penjelasan Normatif ke KPK

Mantan Mentan SYL mengaku memerintahkan anak buahnya memberikan kesaksian normatif ke KPK dalam kasus korupsi di Kementan.

SYL menjelaskan bahwa perintah tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi dengan eselon I di Kementan.

SYL berharap pemeriksaan KPK tidak mengganggu kinerja di Kementan dan hanya memberikan penjelasan normatif.

Namun, SYL tidak mengetahui bagaimana proses pelaksanaan perintahnya karena sedang dinas di luar negeri.

Geser👉
Penjelasan BMKG Pemicu Gempa Magnitudo 6 di Maluku

Gempa Magnitudo 6 di Maluku, Tanpa Potensi Tsunami

Gempa bermagnitudo 6 mengguncang Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, tanpa potensi tsunami.

Gempa ini dipicu oleh aktivitas deformasi batuan dalam lempeng subduksi Laut Banda.

Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melaporkan gempa tersebut terjadi di laut dengan koordinat 7,24° LS; 130,08° BT pada kedalaman 116 kilometer.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu hasil analisa BMKG yang dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG.

Geser👉
SYL Bantu Bayar Cicilan Apartemen Nayunda

SYL Bantu Bayar Cicilan Apartemen Nayunda

SYL mengungkapkan bahwa Nayunda pernah meminta tolong kepadanya untuk membantu membiayai sewa apartemennya.

SYL dengan senang hati mau menolong Nayunda karena keduanya memiliki kesamaan darah dari Tanah Makassar.

Nayunda meminta tolong pada saat Pandemi Covid-19 yang membuat kondisi ekonominya tidak stabil. SYL menegaskan bahwa tidak ada niatan lain selain membantu Nayunda.

SYL menjelaskan soal honor yang diberikan kepada Nayunda dan memerintahkan anak buahnya untuk menambahkan bayarannya. Tidak ada niatan lain dari SYL dalam membantu Nayunda.

Geser👉
SYL Akui Belikan Tas Balenciaga untuk Biduan Nayunda

SYL Akui Belikan Tas Balenciaga untuk Biduan Nayunda

Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengakui pernah membelikan tas Balenciaga untuk penyanyi dangdut Nayunda Nabila.

Jaksa KPK mencecar SYL dalam sidang lanjutan perkara gratifikasi dan pemerasan terkait pemberian tas Balenciaga tersebut.

Terungkap bahwa ada dua tas mewah yang telah disita oleh penyidik KPK, salah satunya berasal dari SYL.

SYL mengaku hanya tahu satu tas yang dilaporkan, namun Jaksa menyatakan ada dua tas. Kesimpulannya, SYL mengakui pemberian tas Balenciaga kepada Nayunda.

Geser👉
Mantan Direktur Pertamina Divonis 9 Tahun Penjara

Mantan Direktur Pertamina Divonis 9 Tahun Penjara

Mantan Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan, divonis 9 tahun penjara dan denda Rp500 juta karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengadaan gas alam cair (LNG) di Pertamina pada periode 2011-2014.

Dalam dakwaan, Karen didakwa merugikan negara sebesar Rp1,77 triliun akibat korupsi pengadaan LNG di Pertamina. Karen juga disebut tidak meminta tanggapan tertulis dari Dewan Komisaris Pertamina dan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham sebelum penandatanganan perjanjian jual beli LNG.

Karen didakwa melakukan perbuatan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Majelis hakim berpendapat bahwa perbuatan Karen tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas korupsi.

Vonis 9 tahun penjara dan denda Rp500 juta diberikan kepada Karen Agustiawan. Kasus ini menimbulkan kerugian negara triliunan rupiah. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Blak-blakan Kepsek SMAN 8 Medan Bantah Pungli & Intervensi: Siswi MSF Tinggal Kelas Karena 52 Hari Tak Sekolah

Kepsek SMAN 8 Medan Blak-blakan Bantah Pungli

Kepala SMA Negeri 8 Medan membantah adanya pungutan liar (pungli) dan intervensi terkait kasus siswi MSF yang tidak naik kelas.

MSF tidak naik kelas karena absensinya mencapai 52 hari dalam satu tahun ajaran, bukan karena pungli atau intervensi kepala sekolah.

Kepala sekolah telah dilaporkan ke Polda Sumut terkait dugaan pungli dan dana bantuan operasional sekolah (BOS), namun tetap membantah melakukan pungli.

Kisah siswi MSF yang tak naik kelas viral setelah ayahnya mengungkapkan dugaan pungli di SMA Negeri 8 Medan. SMA Negeri 8 belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.

Geser👉
Isu Rotasi Pj Gubernur untuk Mudahkan Jokowi Cawe-Cawe di Pilkada, Ini Kata Mendagri

Isu Rotasi Pj Gubernur untuk Mudahkan Jokowi Cawe-Cawe di Pilkada

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menepis isu rotasi penjabat (Pj) kepala daerah untuk memudahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melakukan cawe-cawe di Pilkada Serentak 2024.

Tito menegaskan bahwa masyarakat bisa melihat kinerja Pj kepala daerah yang terpilih di daerah masing-masing.

Pertama, Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mayjen (Purn) Hassanudin, menggantikan Lalu Gita Ariadi yang disebut mengundurkan diri karena berminat maju sebagai calon gubernur NTB 2024-2029.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 70/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Gubernur. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
VIDEO: Fakta Polisi, Kronologi Konser di Tangerang Rusuh dan Berubah Menjadi Lautan Api

Konser di Tangerang Rusuh dan Berubah Menjadi Lautan Api

Polisi tengah menyelidiki kasus pembakaran sound system dan panggung oleh penonton saat gelaran konser Lentera Festival di Area Lapangan Sepak Bola Pasar Kemis, Tangerang, Minggu (23/6) malam.

Selain amukan massa yang menyebabkan pembakaran panggung dan sound system, diduga juga ada penjarahan pagar pembatas penonton dalam kejadian tersebut.

Kejadian tersebut berawal saat pukul 19.00 WIB, penonton melihat tidak ada panitia di area dan panggung masih terlihat gelap.

Polisi sedang menyelidiki kasus pembakaran sound system dan panggung serta dugaan penjarahan pagar pembatas penonton pada konser Lentera Festival di Tangerang. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉