Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pendapatan jeblok, Kota Bekasi gagal terapkan sistem parkir meter

Pendapatan jeblok, Kota Bekasi gagal terapkan sistem parkir meter Parkir meter. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Parkir meter digaungkan Dinas Tata Kota Bekasi, tak memenuhi harapan. Alasannya pendapatan bagian dari konsep smart city itu ternyata malah jeblok.

"Waktu uji coba dilakukan monitoring, sehingga potensinya tergali," kata Kepala Dinas Tata Kota Bekasi, Koswara, Selasa (21/12).

Menurut dia, ketika uji coba di beberapa titik selama tiga bulan, pendapatan dari parkir meter cukup fantastis, mencapai ratusan juta rupiah. Karena itu, pihaknya melakukan Feasibility Study sebagai acuan dari dinas teknis untuk melelang pengelolaan parkir meter.

"Hasil FS bahwa alat standing tidak cocok, karena masyarakat kita malas. Namun, direkomendasikan pakai alat mobile yang dibawa juru parkir," kata dia.

Hanya saja, setelah rekomendasi FS kepada Dinas Perhubungan, kata dia, Dinas Tata Kota sudah tak ikut campur mengenai urusan parkir meter.

Berdasarkan pengamatan merdeka.com, parkir meter masih diberlakukan di Kota Bekasi. Hanya saja, petugas berseragam perusahaan swasta di lapangan memungut parkir menggunakan sistem manual dengan tiket parkir sekali parkir Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi, realiasasi pendapatan dari sektor parkir baru sekitar 30 persen. Padahal, sektor tersebut ditargetkan hanya sebesar Rp 1,6 miliar, jauh di bawah potensi yang ada sekitar Rp 10 miliar lebih.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bekasi, Machrul Falak mengatakan, sistem parkir meter belum bisa mendongkrak perolehan retribusi parkir jalanan umum. "Dasi hasil evaluasi rupanya berkali-kali retribusi parkir pelayanan jalan umum tidak mencapai target, kami sudah merekomendasikan untuk dibubarkan saja UPTD parkir," kata Machrul. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP