'Pendapatan DKI besar, butuh sistem pencegahan korupsi yang komprehensif'

Selasa, 2 Januari 2018 17:02 Reporter : Yunita Amalia
'Pendapatan DKI besar, butuh sistem pencegahan korupsi yang komprehensif' Bambang Widjojanto & Nursyahbani temui Anies di Balai Kota. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta kerap kali menjadi sorotan atas kebijakan yang diterapkan. Menurut anggota tim sukses Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto perlu ada perhatian lebih terhadap tiga bidang dalam pemerintahan DKI Jakarta.

Usai bertandang ke gedung KPK, Bambang mengatakan tiga bidang yang dimaksud adalah pengeluaran, penghasilan, dan investasi. Menurutnya, sebagai provinsi dengan pendapatan cukup besar, harus ada fokus pembahasan mengenai tiga hal tersebut.

"DKI salah satu provinsi yang APBD cukup besar. PAD (Pendapatan Asli Daerah) cukup besar, posisi sangat strategis kemudian ada kebutuhan membangun sistem pencegahan korupsi yang komprehensif," ujar Bambang, Selasa (2/1).

Di satu sisi, dia menuturkan, monitoring terhadap tiga hal yang dia sebutkan sejauh ini masih belum maksimal pelaksanaannya. Padahal, upaya pencegahan segala tindak koruptif akan efektif jika dimulai dari tiga hal tersebut.

"Pengeluaran, penghasilan dan investasi BUMD, jadi level dimonitoring tidak terjadi pencegahan tiga level itu," katanya.

Sementara itu, disinggung mengenai keanggotaannya Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), mantan Wakil Ketua KPK itu mengaku belum mengetahui akan hal itu. Dia mengaku masih menunggu informasi resmi bergabung tidaknya sebagai tim yang akan membantu kinerja gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Wah saya enggak tahu," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini