Penampakan Ferdy Sambo Dikawal Personel Propam Keluar Ruang Sidang usai Dipecat Polri

Jumat, 26 Agustus 2022 03:37 Reporter : Nur Habibie, Rahmat Baihaqi
Penampakan Ferdy Sambo Dikawal Personel Propam Keluar Ruang Sidang usai Dipecat Polri Ferdy Sambo Usai Sidang Etik. Nur Habibie

Merdeka.com - Komisi Kode Etik Polisi (KKEP) merampungkan pemeriksaan terhadap mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Hasil sidang memutuskan Ferdy Sambo dipecat tidak hormat dari Polri lantaran terbukti melanggar etik terkait kasus kematian Brigadir J.

Pemeriksaan berlangsung sekira 16 jam lebih sejak dimulai pukul 09.25 hingga pukul 02.00 WIB. Ferdy Sambo nampak masih berseragam lengkap Polri dengan pangkat jenderal bintang dua di pundak usai keluar dari ruang sidang etik gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/8) dini hari.

Ferdy Sambo nampak bungkam dan dikawal sejumlah anggota Propam Polri saat keluar dari ruang sidang. Tersangka pembunuhan berencana Brigadir J itu dijaga sejumlah anggota Propam mulai dari pangkat Inspektur Satu (Iptu) hingga Komisaris Besar (Kombes) menuju mobil Brimob Polri.

Dia terlihat membawa sebuah map berwarna hijau. Namun belum diketahui isi map dibawa Ferdy Sambo tersebut.

2 dari 3 halaman

Ferdy Sambo Resmi Dipecat Tidak Hormat dari Polri

Komisi Kode Etik Polri (KKEP) merampungkan pemeriksaan terhadap mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo terkait dugaan pelanggaran etik kasus kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Hasil sidang etik memutuskan Ferdy Sambo melakukan pelanggaran berat sehingga dipecat sebagai anggota Polri.

"Pemberhentian Dengan Tidak Hormat atau PDTH sebagai anggota Polri," kata Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri selaku pimpinan sidang saat membacakan putusan di gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/8) dini hari.

Sidang kode etik dipimpin Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri dengan wakil pimpinan Gubernur PTIK Irjen Yazid Fanani dan anggota Analis Kebijakan Utama bidang Sabhara Baharkam Polri Irjen Rudolf Alberth Rodja, Wakil Inspektorat Umum (Wairwasum) Irjen Tornagogo Sihombing serta Kadiv Propam Polri Irjen Syahardiantono.

Keputusan sidang itu diumumkan setelah komisi etik melakukan pemeriksaan maraton kurang lebih 16 jam sejak pukul 09.25 hingga pukul 02.00 WIB. Total ada 15 saksi diperiksa komisi etik.

Tiga saksi di antaranya merupakan tersangka. Mereka adalah Bharada E, Brigadir R dan Kuat Ma'ruf. Namun Bharada E bersaksi secara virtual lantaran berstatus Justice Collaborator (JC). Setelah mendengarkan keterangan 15 saksi, komisi etik memeriksa Ferdy Sambo.

3 dari 3 halaman
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini