Penalti Pellegrini Paksa AS Roma vs AC Milan Imbang 1-1 di Liga Italia

Laga sengit AS Roma vs AC Milan berakhir imbang 1-1 di Stadion Olimpico pada pekan ke-22 Liga Italia 2025/26. Penalti Lorenzo Pellegrini menyelamatkan Serigala Roma dari kekalahan, mengubah jalannya pertandingan Serie A yang penuh drama.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Penalti Pellegrini Paksa AS Roma vs AC Milan Imbang 1-1 di Liga Italia
Laga sengit Serie A antara AS Roma dan AC Milan berakhir imbang 1-1 di Stadion Olimpico, di mana penalti Lorenzo Pellegrini menyelamatkan Giallorossi dari kekalahan dan memengaruhi hasil AS Roma AC Milan. (AntaraNews)

Pertandingan lanjutan pekan ke-22 Liga Italia 2025/26 antara AS Roma dan AC Milan berakhir dengan skor imbang 1-1. Laga yang digelar di Stadion Olimpico pada Senin dini hari WIB ini menyajikan jual beli serangan dari kedua tim. Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin dari pertemuan mereka.

AC Milan sempat unggul lebih dulu melalui gol Koni De Winter, namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Lorenzo Pellegrini berhasil menyamakan kedudukan untuk AS Roma melalui eksekusi penalti yang sempurna. Gol penalti ini menjadi krusial bagi Serigala Roma untuk menghindari kekalahan di kandang sendiri.

Dengan hasil imbang ini, AC Milan tetap menempati posisi kedua klasemen sementara Serie A dengan koleksi 47 poin dari 22 laga. Sementara itu, AS Roma berhasil naik ke peringkat ketiga dengan raihan 43 poin, menunjukkan persaingan ketat di papan atas Liga Italia.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, AS Roma langsung mengambil inisiatif serangan dan menunjukkan dominasi. Penyerang asal Belanda, Donyell Malen, menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan AC Milan. Malen beberapa kali mendapatkan peluang emas untuk membuka keunggulan bagi tim tuan rumah.

Pada menit-menit awal, Malen sempat menerima umpan terobosan dan melepaskan sepakan ke arah gawang. Sayangnya, tendangan tersebut masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh kiper Milan, Mike Maignan. Maignan tampil sigap dan menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang Rossoneri.

Tekanan dari Roma terus berlanjut sepanjang babak pertama, dengan Malen kembali mengancam pada menit kedelapan dan menit ke-20. Namun, semua upayanya belum mampu menaklukkan Maignan yang menunjukkan performa terbaiknya. Kiper Milan tersebut berhasil mementahkan setiap serangan berbahaya dari lini depan Roma.

Peluang terbaik Roma sebelum jeda babak pertama datang dari Zeki Celik yang menyambar umpan tarik Bryan Cristante. Akan tetapi, tembakan keras Celik juga masih bisa ditepis oleh Maignan, menjaga skor kacamata hingga turun minum. Pertahanan Milan yang rapat dan penampilan gemilang Maignan menjadi kunci di babak pertama.

Memasuki babak kedua, AC Milan mencoba keluar dari tekanan dan mulai membangun serangan. Adrien Rabiot sempat menguji refleks kiper Roma, Mile Svilar, melalui sepakan jarak jauh yang cukup keras. Namun, Svilar berhasil mengamankan bola dengan baik, menepis ancaman tersebut.

Upaya Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62, mengubah papan skor di Stadion Olimpico. Berawal dari situasi sepak pojok, umpan lambung terukur dari Luka Modric disambut sundulan Koni De Winter dari jarak dekat. Gol tersebut membawa Rossoneri unggul 1-0 atas AS Roma.

Tertinggal satu gol, AS Roma tidak tinggal diam dan langsung meningkatkan tempo permainan. Usaha keras mereka berbuah manis ketika mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-72. Wasit menunjuk titik putih setelah Bartesaghi dinilai melakukan handball di kotak terlarang Milan, memicu protes dari kubu lawan.

Lorenzo Pellegrini, yang maju sebagai algojo penalti, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Kapten Roma ini mengarahkan bola ke pojok kiri gawang yang tak mampu dijangkau Maignan, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol penalti ini membangkitkan semangat para pemain dan pendukung Roma.

Setelah gol penalti Pellegrini, pertandingan kembali berjalan sengit dengan kedua tim saling berbalas serangan. AS Roma kembali mendominasi penguasaan bola di sisa waktu pertandingan, berusaha mencari gol kemenangan. Namun, rapatnya pertahanan AC Milan membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Meskipun Roma terus menekan, pertahanan Milan tetap solid dan disiplin, menggagalkan setiap upaya serangan. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah, menandai berakhirnya laga dengan hasil imbang. Kedua tim harus puas berbagi poin dalam pertandingan penting ini.

Hasil imbang ini memiliki dampak langsung pada posisi kedua tim di klasemen sementara Serie A. AC Milan, dengan tambahan satu poin, tetap berada di posisi kedua dengan 47 poin. Sementara itu, AS Roma berhasil naik satu peringkat ke posisi ketiga dengan total 43 poin, menjaga asa mereka dalam perburuan gelar dan tiket Liga Champions.

  • Susunan Pemain
  • AS Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi; Celik, Koné, Cristante, Wesley; Dybala, Soulé; Malen.
  • AC Milan: Maignan; Tomori, Gabbia, De Winter; Saelemaekers, Ricci, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Nkunku, Leao.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi