Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Pontianak Ancam Cabut Izin Usaha Hotel, Restoran & Katering Pakai Elpiji 3 Kg

Pemkot Pontianak Ancam Cabut Izin Usaha Hotel, Restoran & Katering Pakai Elpiji 3 Kg gas elpiji 3kg. ©2020 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengancam, akan menindak tegas kepada hotel, restoran dan usaha katering (horeka) yang masih menggunakan elpiji bersubsidi atau tabung tiga kilogram.

"Kami akan memberikan tindakan tegas kepada para pelaku usaha rumah makan kelas menengah ke atas, restoran, dan pelaku lainnya yang menggunakan tabung elpiji bersubsidi tersebut," katanya di Pontianak, Minggu (26/7).

Menurutnya, bagi rumah tangga yang menengah ke atas agar menggunakan elpiji nonsubsidi bright gas tabung 5,5 kilogram atau 12 kilogram. Sehingga masyarakat yang kategori berpenghasilan rendah dapat terlayani semua.

Kendati demikian, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha menengah untuk mengubah pemakaian elpiji subsidi ke elpiji nonsubsidi.

"Kalau sampai saat dilakukan sidak nanti dan masih kami temukan pemakaian elpiji subsidi di lapangan, maka akan diberikan sanksi hingga ke penutupan usahanya," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Edi mengatakan, saat ini pihaknya bersama dengan Pertamina akan menyelidiki dan mengecek penyebab terjadinya antrean panjang pembelian elpiji subsidi tersebut.

Terkait isu yang berkembang ada oknum yang bermain menyalurkan elpiji subsidi ke luar Kota Pontianak, padahal stok itu untuk Kota Pontianak, Edi mengatakan seharusnya stok untuk Kota Pontianak sekitar 21 ribuan tabung per hari sudah cukup. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP