Pemkot Bengkulu Luncurkan Program Gempita, Tanam Ribuan Kamboja untuk Iklim dan Tata Kota Hijau

Pemerintah Kota Bengkulu serius wujudkan kota hijau berkelanjutan. Simak bagaimana Program Gempita Bengkulu menanam 1.000 pohon Kamboja dan dampaknya bagi lingkungan serta inisiatif Genambah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Bengkulu Luncurkan Program Gempita, Tanam Ribuan Kamboja untuk Iklim dan Tata Kota Hijau
Pemerintah Kota Bengkulu serius wujudkan kota hijau berkelanjutan. Simak bagaimana Program Gempita Bengkulu menanam 1.000 pohon Kamboja dan dampaknya bagi lingkungan serta inisiatif Genambah. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Bengkulu secara resmi meluncurkan inisiatif lingkungan terbaru mereka, yaitu Program Gerakan Menanam untuk Iklim dan Tata Kota Hijau (Gempita) pada Jumat (13/2). Peluncuran ini ditandai dengan penanaman 1.000 bibit pohon Kamboja di sepanjang median Jalan Aru, Kecamatan Selebar.

Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, menyatakan bahwa program ini bertujuan utama untuk penghijauan kota serta menjaga iklim lokal. Inisiatif ini menjadi langkah strategis vital dalam upaya mitigasi perubahan iklim global yang semakin mendesak.

Melalui penanaman ribuan pohon Kamboja ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih sejuk, bersih, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menghadapi krisis iklim yang tengah melanda berbagai wilayah.

Program Gempita: Upaya Penghijauan dan Mitigasi Iklim

Program Gempita Bengkulu berfokus pada penanaman pohon Kamboja yang dikenal memiliki nilai estetika tinggi dan kemampuan adaptasi yang baik. Sebanyak 1.000 bibit pohon Kamboja telah ditanam di area strategis Jalan Aru. Penanaman ini bukan hanya mempercantik kota tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas udara.

Penghijauan kota merupakan salah satu strategi penting dalam menghadapi dampak perubahan iklim global. Pohon-pohon berfungsi sebagai penyerap karbon dioksida dan penghasil oksigen, membantu mengurangi efek rumah kaca. Keberadaan ruang hijau juga dapat menurunkan suhu perkotaan, menciptakan mikroiklim yang lebih nyaman bagi warga.

Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program Gempita Bengkulu diharapkan menjadi pemicu kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Kota Bengkulu yang lebih hijau dan sehat.

Genambah: Inovasi Penanaman Pohon Buah Melalui Pernikahan

Selain Program Gempita, Pemerintah Kota Bengkulu juga telah menginisiasi program inovatif lainnya, yaitu Gerakan Menanam Serba Buah (Genambah). Program ini melibatkan masyarakat secara luas, khususnya pasangan calon pengantin. Setiap pasangan yang akan menikah diwajibkan menanam satu bibit pohon buah.

Jenis bibit buah yang disediakan sangat beragam, meliputi mangga, jambu, kelengkeng, rambutan, sawo, manggis, nangka, pisang, pepaya, pokat, sirsak, dan nanas. Penanaman dapat dilakukan di pekarangan rumah calon pengantin atau di lokasi yang telah ditentukan. Inisiatif ini telah berjalan hampir satu tahun dan mendapat sambutan positif.

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu sangat mendukung penuh Program Genambah ini. Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Nopian Gustari, mengapresiasi inovasi yang digagas Pemkot Bengkulu ini. Beliau menyatakan bahwa Kota Bengkulu adalah satu-satunya daerah yang memiliki gagasan unik seperti ini.

Dukungan dari Kemenag menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan lingkungan yang asri. Program Genambah tidak hanya menambah jumlah pohon buah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini. Ini selaras dengan upaya menjadikan Kota Bengkulu lebih hijau dan produktif.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi