Pemerintah serius matangkan pembentukan Badan Siber Nasional
Merdeka.com - Pemerintah menegaskan terus menggodok pembentukan Badan Siber Nasional. Mereka mengaku telah memasuki tahap finalisasi. Persiapan haru matang, sebelum dikeluarkan melalui Peraturan Presiden (Perppres).
"Jadi badan siber itu memang sudah dalam tahapan finalisasi. Tentunya nanti pada timing yang tepat akan segera disampaikan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/5).
Menurut Pramono, pemerintah memandang Badan Siber Nasional sangat penting. Badan itu akan ditempatkan di bawah Kemenko Polhukam itu nantinya akan bertugas menangkal informasi hoax atau tidak benar.
"Hal-hal yang berkaitan dengan hoax yang cepat atau lambat itu akan mengganggu sistem demokrasi kita. Sehingga dengan demikian kalau ada badan yang menangani itu akan lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan, Badan Siber Nasional nantinya akan bertugas melakukan proteksi bukan melakukan penegakan hukum. Pasalnya, penegakan hukum beda di tangan kepolisian dan kejaksaan.
Badan Siber Nasional, lanjut Teten, akan bertugas untuk menjaga dan mempertahankan sistem data pemerintahan."Lalu, mengidentifikasi bahaya-bahaya yang bisa digunakan untuk kejahatan," kata Teten.
Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menegaskan pembentukan Badan Siber Nasional bukan perkara mudah. Menurut Wiranto, pembentukan tak semudah seperti membentuk sebuah organisasi masyarakat (ormas).
"Tunggu saja, namanya proses perlu hal-hal yang dipersiapkan seperti perkantorannya, personelnya atau cakupan tugasnya. Enggak segampang membentuk organisasi, ormas misalnya. Ini cukup rumit karena banyak syarat yang harus kita penuhi," kata Wiranto di Kantornya, Senin (15/5).
Meski demikian, Wiranto menegaskan pemerintah terus berupaya agar Badan Siber Nasional segera terbentuk. Terlebih, ia mengaku telah melakukan koordinasi dari sejumlah negara saat melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Maka, tak lama usai dibentuk, Badan Siber Nasional telah memiliki koneksi dengan negara lain.
"Kegiatan kami tidak terhenti. Kami sudah koordinasi dengan berbagai organisasi siber dunia. Saya paling tidak sudah berkunjung ke tiga negara yang membicarakan siber ini. Jadi, saya kira begitu kami bentuk, sudah punya hubungan dengan berbagai negara," ujarnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya