Pemerintah Diminta Maksimal Layani Pasien Omicron yang Isoman di Rumah
Merdeka.com - Varian Omicron sudah terdeteksi di Tanah Air. Sejumlah daerah di Indonesia telah melaporkan adanya temuan varian Omicron pada pasien positif Covid-19.
Politisi NasDem Muhammad Farhan menilai munculnya varian Omicron jadi momentum pemerintah di daerah untuk semakin berani meminimalisir risiko penularan di segala titik mobilitas warga.
Anggota DPR RI ini menyebut bahwa pemerintah akan melakukan penanganan pasien yang terpapar varian Omicron ini akan difokuskan di rumah. Melihat kondisi ini, Farhan menilai harus ada jaminan dari pemerintah agar masyarakat yang terpapar Omicron saat menjalani perawatan di rumah terlayani dengan maksimal.
"Suplai obat-obatan untuk pasien isoman sering tidak tepat waktu dan tepat sasaran sehingga banyak pasien isoman terpaksa keluar rumah untuk mencari obat-obatan yang dibutuhkan," kata Farhan, Rabu (12/1).
"Salah satu persoalan yang dihadapi saat melakukan isoman ketika itu kurangnya pengawasan dari tenaga kesehatan sehingga banyak pasien isoman yang terlambat dibawa ke rumah sakit ketika gejalanya meningkat dari ringan menjadi sedang dan berat," imbuh Farhan.
Farhan menyebut, berbagai persoalan terkait treatment isoman Covid-19 tahun lalu harus jadi pelajaran agar tidak terulang lagi saat menghadapi lonjakan kasus omicron ke depan.
"Kita tidak boleh menganggap enteng karena Omicron tetap menjadi ancaman bagi kesehatan dan keselamatan manusia, terutama terhadap kelompok rentan seperti manula dan penderita komorbid," urai Farhan.
Farhan menambahkan merebaknya Omicron jadi momentum Kemenkes menyegerakan vaksinasi booster Covid-19 secara merata.
"Janji Oak Jokowi pertengahan Januari 2022 booster diberikan gratis. Maka pernyataan ini harus didukung dengan distribusi booster vaksin ke seluruh pelosok," pungkas Farhan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya