Pemerintah dan Filipina Koordinasi Terkait Satu WNI Masih Disandera Abu Sayyaf

Jumat, 27 Desember 2019 23:00 Reporter : Ronald
Pemerintah dan Filipina Koordinasi Terkait Satu WNI Masih Disandera Abu Sayyaf Menlu Retno Serah Terima ABK yang Disandera Teroris. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berharap satu orang yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf, dalam keadaan baik-baik saja. Pasalnya, dua dari tiga warga negara Indonesia (WNI) yang disandera telah bebas.

"Kita sedang mencari informasi mengenai masalah kondisi, tapi InsyaAllah kondisinya baik, jadi saya belum dapat mengatakan apapun," katanya usai lakukan rapat tertutup di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (27/12).

Kendati demikian, Retno menegaskan akan selalu berkomunikasi dengan Filipina perihal penyanderaan ini.

"Kita masih terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas Filipina mengenai keberadaannya dulu, yang penting sebelum tahu kondisinya keberadaannya ada di mana karena mereka kan seperti biasa berpindah-pindah terus," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Filipina membebaskan dua dari tiga warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf, Minggu 22 Desember 2019. Dua WNI itu adalah Maharudin Lunani dan Samiun Maneu. Kedua nelayan itu berhasil dibebaskan setelah 90 hari disandera kelompok teroris tersebut. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini