Pelaku Pencabulan Siswi SMP di Buleleng Diduga Berjumlah 10 Orang

Sabtu, 24 Oktober 2020 00:02 Reporter : Moh. Kadafi
Pelaku Pencabulan Siswi SMP di Buleleng Diduga Berjumlah 10 Orang Ilustrasi Pencabulan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan psikiater dan visum siswi SMP korban pencabulan di Kabupaten Buleleng, Bali. Korban berusia 13 tahun ini diduga dicabuli temannya setelah tak pulang ke rumah sejak Minggu (11/10) dan baru kembali pada Rabu (14/10).

"Masih menunggu hasil visum dan hasil psikiater dan memeriksa saksi-saksi yang diajukan oleh orang tuanya," kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya saat dihubungi, Jumat (23/10).

Korban saat ini belum bisa dimintai keterangan karena mengalami trauma dan ditangani psikiater. Namun untuk kedua orang tua korban sudah dimintai keterangan oleh polisi.

"Anak itu masih labil dan dia belum bisa dimintai keterangan. Anak ini masih ditangani oleh psikiater. Nanti kalau selesai di psikiater baru pemeriksaan BAP," ujar dia.

Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan psikiater guna memastikan kondisi korban mengalami keterbelakangan mental atau tidak.

"Itu yang kita tunggu hasil psikiaternya. Tapi secara fisik anak itu baik-baik saja, kita hanya menunggu hasil dari psikiater, hasil pemeriksaan," ujar dia.

Sementara untuk para pelaku, pihak kepolisian masih belum bisa mengetahui. Karena, korban masih belum bisa diminta keterangan terkait peristiwa tersebut.

"Belum, karena kita dari (keterangan) korban dulu, karena apa dasar kita. Dari awal, itu saksi korban dulu dan saksi-saksi (lainnya). Nanti ada barang bukti ada kaitannya tidak. Kalau ada kaitannya baru bisa menentukan yang diduga pelaku, kita tak bisa kita ujuk-ujuk terduga pelaku," ungkapnya.

Namun, untuk pelaku diperkirakan ada 10 orang tetapi hal itu dari keterangan orang tua korban. "Satu TKP itu 6 orang ada 5 TKP jadi 10 pelaku. Masih dari laporan orang tuanya tapi untuk memastikan dari keterangan saksi-saksi terutama saksi korban," ujar Sumarjaya.

Seperti diberitakan, kasus dugaan pencabulan terjadi pada anak dibawa umur yang merupakan siswi berusia 13 tahun di Kabupaten Buleleng, Bali, dan diduga dia dicabuli oleh temannya sendiri sebanyak enam orang.

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya menyampaikan, atas kejadian itu orang tua korban melaporkannya ke Mapolres Buleleng, Bali, pada Jumat (16/10) lalu.

Kasus ini diketahui, bermula saat korban dikabarkan hilang sejak Minggu (11/10) lalu dan Rabu (14/10) korban pulang dengan kondisi depresi. Kemudian, orang tua siswi SMP ini lalu bertanya ke korban dan korban mengaku telah dicabuli 6 orang. Polisi masih menyelidiki identitas 6 orang tersebut.

"Laporan yang disampaikan kepada unit PPA Polres Buleleng oleh orang tua korban dengan iterdiri dari 5 laporan. Untuk sekarang korban masih belum dapat memberikan keterangan dengan gamblang dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh psikiater," ujarnya. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini