Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku mesum rekam adegan video porno, kelainan seks?

Pelaku mesum rekam adegan video porno, kelainan seks? Ilustrasi Video Porno. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Peredaran video porno di Indonesia yang dibuat oleh para pelaku mesum sudah sangat memprihatinkan. Tentunya fenomena merekam adegan mesum itu tak bisa dilepaskan dari semakin pesatnya perkembangan teknologi saat ini.

Menurut pengajar psikologi abnormal dari Universitas Pancasila, Casandra, orang-orang yang gemar merekam aksi mesumnya itu tidak mengalami kelainan psikologi. Sebab kata Casandra, belum ada ketentuan dalam disiplin ilmu psikologi yang menjelaskan tentang perilaku semacam itu. Casandra menilai, perilaku semacam masih merupakan gejala narsistik.

"Enggak ada itu. Ya sebutannya enggak ada, kan lebih kepada kelakuan seksual, mungkin ingin punya semacam petualangan," katanya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (26/2).

Lebih jauh, Casandra mengatakan, untuk mengetahui adanya kelainan psikologis harus ada ketentuan secara teoritik. Hal itu Casandra contohkan dengan kelainan jiwa yang dalam dunia psikologi telah memiliki ketentuan-ketentuan tertentu.

Bagi Casandra pelaku mesum yang gemar merekam adegan porno itu juga tidak bisa disebut perilaku normal, karena memang belum ada ketegasan dalam ilmu psikologi.

Akan tetapi, para pelaku mesum itu dapat disebut memiliki kelainan psikologis bila ditinjau dari sudut pandang psikologi sosial. Sebab perilaku semacam itu melanggar norma sosial.

"Bila dilihat dari psikologi sosial, itu masuknya kelainan psikologis karena melanggar norma sosial," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP