Pelajar SMK di Jatim Produksi APD untuk Tenaga Medis dan Masyarakat

Senin, 6 April 2020 19:15 Reporter : Erwin Yohanes
Pelajar SMK di Jatim Produksi APD untuk Tenaga Medis dan Masyarakat Pelajar di Jatim produksi APD. Istimewa

Merdeka.com - 48 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Timur memproduksi massal Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, baju hazmat, hand sanitizer, hingga cairan disinfektan. Hingga kini, sudah sekitar 2.500 APD hasil partisipasi siswa SMK ini diperbantukan untuk masyarakat maupun tenaga medis yang membutuhkan.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 48 SMK di Jatim yang sudah turut berpartisipasi membuat APD. Ia mencontohkan pelajar SMKN 6 Surabaya kompetensi tata busana bisa memproduksi 3-5 baju APD per siswa.

"Sampai hari ini, SMK yang ada jurusan tata busana yang sudah berpartisipasi membuat APD ada 48 SMK. Dari 48 SMK ini sudah menghasilkan 2.500 APD, dan sudah diperbantukan ke masyarakat yang membutuhkan," kata Wahid usai mengunjungi pembuatan baju hazmat dan masker di SMKN 6 Surabaya, Senin (6/4).

Menurut Wahid, masih sangat banyak SMK di Jatim yang mampu membuat APD. Sebab, saat ini ada 235 SMK jurusan tata busana yang ada di Jatim. Ia pun menghitung, Kalau per siswa bisa membuat 3-5 APD, jika dirata-rata 30 saja per SMK per hari, maka ada 70 ribu APD yang bisa diproduksi oleh SMK.

Namun produksi para siswa SMK ini bukannya tanpa kendala. Untuk penjahitan baju APD ini, SMK masih terkendala bahan baku. Karena itu, Wahid meminta peran serta semua pihak untuk membantu pengadaan bahan dasar APD.

"Saya tentu bangga dan mengapresiasi sekali para siswa SMK ini. Namun masih ada kendala di lapangan yang masih perlu untuk dipikirkan bersama," tegasnya.

Sementara itu Kepala SMKN 6 Surabaya, Bahrun menuturkan, semula pihaknya hanya menyiapkan masker. Namun karena kebutuhan baju hazmat tidak kalah mendesak, maka kedua APD tersebut diproduksi di sekolahnya.

"Kamis malam, kebetulan di Dinas Pendidikan ada bahan yang bisa dijahit. Saya sendiri yang mengambil karena kebetulan dekat. Paginya, Jumat, kita kerjakan bersama sekitar 43 anak. Ada yang saat itu hadir, ada yang diantar orang tuanya, katanya.

"Saya terima kasih kepada orang tua siswa, sehingga terbuatlah dalam dua hari itu 65 APD yang dibuat anak-anak SMKN 6," sambungnya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini