Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tembok Saat Robohkan Gedung
Merdeka.com - Seorang pekerja bangunan Heri Prasetyo (43) tewas tertimpa tembok saat hendak merobohkan bangunan kosong bekas Apotik Aira di Jl Prof Hamka Ngaliyan Semarang, Kamis (16/4). Peristiwa itu terjadi saat korban menggempur bangunan menggunakan godam di lantai tiga.
Namun karena ada beberapa perhitungan yang meleset sehingga saat mereka berusaha merobohkan dinding bangunan di sisi timur ternyata tidak sesuai rencana. Seharusnya rencana mereka akan merobohkan dinding bangunan ke arah barat.
"Tetapi lantaran tali back up kurang kuat jadi dinding bangunan itu bukannya roboh ke arah barat melainkan ke arah bawah hingga menimpa seorang pekerja tewas luka kepala," kata saksi mata Tarkamun.
Kasi Operasi Basarnas Kota Semarang Agung Hari Prabowo mengaku tim yang mendapat informasi langsung melakukan evakuasi korban. Proses evakuasi korban berhasil setelah tembok menimpa korban disingkirkan oleh crane.
"Tidak ada kendala dalam evakuasi korban. Yang kita waspadai bangunan itu bisa roboh sewaktu-waktu," kata Agung Hari.
Kapolsek Ngaliyan AKP Justinus mengatakan hingga saat ini pihaknya akan meminta keterangan saksi dan lokasi kejadian disegel polisi untuk keamanan.
"Kita masih meminta keterangan saksi pemilik bangunan, mandor proyek dan rekan kerja korban. Pemeriksaan guna mengetahui kronologis kejadian awal," tutup Justinus.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya