Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pegang pemicu ledakan, terduga pelaku teror di Sidoarjo ditembak mati Densus 88

Pegang pemicu ledakan, terduga pelaku teror di Sidoarjo ditembak mati Densus 88 Ilustrasi Bom Bunuh Diri. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri seorang pria penghuni blok B lantai 5 di rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Tindakan itu diambil lantaran pria tersebut memegang alat pemicu ledakan (switching).

"Karena ini orang laki-laki masih membawa, memegang switching. Anggota memberikan tindakan tembakan," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Senin (14/5) dini hari.

Pria tewas teridentifikasi bernama Anton Ferdiantono, terduga pelaku teror, ini tewas. "Saat anggota masuk di dalam, masih ada dua orang lagi yang sudah meninggal. Satu perempuan dewasa, satu lagi anak kecil," ujar dia.

Menurut Barung, dua korban tewas lain adalah seorang anak dan perempuan dewasa. Mereka tewas terkena ledakan. Dua orang ini tidak lain adalah istri dan anak Anton.

"Sekali lagi, saya tegaskan. Anton melakukan bunuh diri dengan meledakkan bom yang dibawanya ini bersama anak dan istrinya. Tapi, karena Anton masih bawa switching, maka ditembak oleh tim densus," ujarnya.

Selain tiga orang tewas, masih ada tiga orang lagi mengalami luka. Mereka masih anggota keluarga Anton. Korban yang selamat ini di bawa ke Rumah Sakit Siti Khadijah, untuk mendapat penanganan dan perawatan medis.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP