PDIP Jateng Nilai Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Menguntungkan Sektor Maritim

Selasa, 27 Agustus 2019 00:02 Reporter : Danny Adriadhi Utama
PDIP Jateng Nilai Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Menguntungkan Sektor Maritim Ketua DPP PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan DPP PDIP Rokhmin Dahuri menilai pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur memberikan keuntungan di sektor maritim. Sebab, posisi ibu kota baru di Penajam dan Kutai Kertanegara strategis karena menghubungkan Indonesia timur dan barat.

"Jadi ini modal utama untuk memberikan pelayanan di sektor transportasi laut. Terlebih posisi Kaltim berada di alur kedua yang menghubungkan Indonesia bagian barat dan timur menjadi kawasan strategis yang dilintasi kapal dari berbagai jurusan," kata Rokhmin Dahuri usai menjadi pembicara di Undip, Senin (26/8).

Dia memperkirakan aktivitas jalur transportasi laut untuk perdagangan dan penumpang di Kaltim akan meningkat signifikan setelah proses pemindahan ibu kota negara berlangsung.

"Karena dia kan berada di alur laut kedua penghubung bagian barat dan timur Indonesia. Makanya dampak yang dirasakan bahwa jalur transportasi lautnya jadi andalan bagi perdagangan dan sektor penumpang dengan peningkatan cukup signifikan. Bukan hanya perikanan, tapi potensi yang didapat dari selat Makassar dan Laut Jawa," jelasnya.

Dia berharap pemerintahan Presiden Joko Widodo ke depan lebih fokus menggarap wilayah kemaritiman Indonesia yang sangat luas dengan memperkuat lima aspek. Mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi perikanan, menambah pagu keuangan negara untuk bidang maritim serta memperbaiki manajemen kelautan dan infrastrukturnya.

"Jadi lima aspek itu digelontorkan untuk mendayagunakan sumber daya kemaritiman dengan daya saing yang tinggi. Maka saya punya keyakinan pada 2030 pendapatan perkapita kita naik kelas dari semula 4.000 Dollar Amerika per orang per tahun, akan jadi 6.000 Dollar Amerika per orang per tahun. Dan di tahun 2045 mendatang kita bisa merealisasikan peningkatan pendapatan perkapita kita mencapai 15.000 Dollar Amerika per orang per tahun," tutupnya. [ray]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini