Patroli di dunia maya agar Pilkada Jabar bersih dari ujaran kebencian

Sabtu, 3 Februari 2018 16:50 Reporter : Radeva Pragia Bempah.
Patroli di dunia maya agar Pilkada Jabar bersih dari ujaran kebencian Irjen Pol Agung Budi Maryoto. ©2017 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Polisi akan menerjunkan tim Cyber Crime untuk mengawasi konten-konten yang melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018. Jika ditemukan konten-konten berisi menghasut atau menghina polisi akan melakukan penyelidikan.

"Cyber crime akan berpatroli di dunia maya untuk mengawasi pelanggaran-pelanggaran yang berhubungan dengan UU ITE," kata Agung usai menyaksikan simulasi pengamanan Pilkada, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/2).

Agung menambahkan, apabila alat bukti sudah cukup, maka polisi akan meningkatkan tahapannya menjadi proses penyidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pelanggaran tersebut.

"Masyarakat kita sudah sangat demokratis. Silakan gunakan hak pilihnya, tidak boleh mengintimidasi atau memaksa, itu akan melanggar hukum," sebutnya.

Ia menyebut, untuk mengantisipasi daerah-daerah rawan konflik dalam Pilkada Jabar, pihaknya menyiapkan 21.500 personel yang dibantu 2.700 anggota TNI dari Kodam 3 Siliwangi.

Menurutnya, masa kampanye, pemungutan suara, dan perhitungan suara, merupakan tahapan yang memicu kerawanan. Sebab itu, kata dia, polisi akan lebih meningkatkan pengamanan saat memasuki masa-masa itu.

"Pertimbangan titik rawan lainnya ketika Pilkada sebelumnya terjadi konflik di daerah itu. Persiapan kita pengamanannya lebih maksimal lagi," tutur dia.

Dalam pelaksanaan simulasi pengamanan Pilkada Kota Bogor, Polresta Bogor Kota bersama unsur TNI menerjunkan 1.200 personel gabungan. Simulasi itu memperagakan pengamanan keadaan yang tidak direncanakaan atau kontigensi.

"Seperti kita peragakan, hal inilah (simulasi) yang kita lakukan nanti bila dalam keadaan kontigensi. Satuan Polri dan TNI yang diberi nama Tripatra melibatkan semua unsur. Satuan ini melekat bila gangguan kamtibmas menonjol dan menimbulkan konflik," pungkas dia. [did]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini