Pascagempa Banten, BPBD Pandeglang Evakuasi Warga di Pesisir Labuan
Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mengerahkan petugas dan relawan pascagempa magnitudo 6,9 di pesisir Labuan hingga Sumur. Mereka ditugaskan untuk melakukan evakuasi dan pendataan.
"Kita minta petugas dan relawan bekerja dengan baik," kata Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang Deni Kurnia, Sabtu (3/8).
BPBD memfokuskan evakuasi di pesisir pantai Labuan, Carita, Panimbang, Tanjung Lesung hingga Sumur.
"Masyarakat di pesisir itu sangat trauma kejadian tsunami tahun 2018 lalu yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia," ujarnya.
Selain itu juga ribuan rumah mengalami kerusakan mulai ringan hingga berat. Oleh karena itu, Deni menambahkan,pihaknya berharap petugas dan relawan mampu mengatasi pascagempa.
"Kami berharap petugas dan relawan dapat melakukan pendataan rumah warga yang terdampak bencana alam itu," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat pesisir Pandeglang itu dapat meningkatkan kewaspadaan guna mengurangi risiko kebencanaan. Sebab, BMKG merilis pesisir pantai Pandeglang masuk kategori zona merah bencana gempa dan tsunami.
Dengan demikian, Deny mengungkapkan, BMKG pascagempa mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami di wilayah pesisir Sumur Pandeglang.
"Kami warga tetap tenang dan waspada pascagempa magnitudo 7,4 itu," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya