Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasca Nyepi, Ribuan Penumpang Antre di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

Pasca Nyepi, Ribuan Penumpang Antre di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Pelabuhan Ketapang. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PT ASDP Ketapang-Gilimanuk kembali membuka penyeberangan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali, pasca ditutup selama 31 jam untuk memperingati Hari Nyepi, sejak Rabu(6/3) pukul 23.00 WIB. Penyeberangan kembali dibuka terhitung sejak pukul 05.00 WIB, Jumat (8/3).

Saat penyeberangan dibuka, ribuan penumpang tampak memadati Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk sejak pukul 04.00 WIB.

Pihak pelabuhan bekerjasama dengan Polres Banyuwangi memberlakukan sistem kartu nomor antrean di kantung-kantung parkir. Hal ini dilakukan agar kendaraan yang masuk ke dermaga bisa tertip dan bisa segera terurai. Kantung parkir pertama di ASDP Ketapang dan LCM berwarna hijau, kemudian di Hotel Banyuwangi Beach dan Stasiun Banyuwangi Baru berwarna kuning, sedangkan di Terminal Sritanjung diberi kartu warna biru.

"Secara bergantian sesuai dengan warna kartu, kendaraan masuk ke dermaga 200 kendaraan di masukkan di 7 dermaga," ujar Kompol Sumartono, KabagOps Polres Banyuwangi.

Sementara itu, pihak ASDP Ketapang mengoperasikan 32 unit kapal dengan masing-masing kapal 9 trip. Bila sebelumnya keterisian kapal rata-rata 40 persen, pasca Hari Nyepi usai ditutup pelabuhan, keterisian kapal bisa mencapai 100 persen.

"Kapal yang beroperasi tetap ada 32 kapal. Sekarang banyak kapal yang sudah diatas 1000 GT. Dan masih bisa memenuhi yang 60 persen. Kami memanfaatkan load factor yang ada. Masing-masing kapal bisa diisi 20 kendaraan sekali angkut," kata General Manager (GM) PT ASDP Ketapang Capt Solikin.

Untuk mempercepat proses antrean, ASDP Ketapang juga menambah jumlah loket dan petugas pengisian manifes. 3 loket untuk kendaraan roda empat, dan 4 loket untuk kendaraan roda dua.

"Untuk hari biasa, kami biasanya hanya menyediakan 2 loket untuk kendaraan roda dua. Untuk petugas, di hari biasa ada 4 orang, sekarang kami gunakan 6-8 orang. Mereka akan keliling, jemput bola," jelasnya.

Data penumpang terakhir yang dicatat PT ASDP Ketapang, total penumpang yang telah menyeberang dari pelabuhan Ketapang maupun sebaliknya dari Pelabuhan Gilimanuk sejak 3-7 Maret, mencapai 181.489 penumpang.

Sementara data penumpang hari ini, diprediksi mencapai puluhan ribu orang. Data tahun lalu 2018, di hari yang sama pasca penutupan Hari Nyepi jumlah penumpang yang menyeberang dari Ketapang atau sebaliknya dari Gilimanuk mencapai 59.008 orang, dengan rincian 48.543 dari Pelabuhan Ketapang dan 10.465 dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP