Panglima TNI janji tak tembak pengikut Santoso jika turun gunung

Kamis, 18 Agustus 2016 22:37 Reporter : Yulistyo Pratomo
Panglima TNI janji tak tembak pengikut Santoso jika turun gunung Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. ©2016 handout/Puspen TNI

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengimbau kepada kelompok teroris pimpinan Santoso, agar turun dan bergabung kembali dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika turun, mereka akan diproses secara hukum, sehingga Satgas Tinombala baik TNI maupun Polri tidak harus menembak.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjawab pertanyaan kepada awak media usai pelaksanaan Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan kepada 78 Perwira Tinggi TNI di Ruang Hening, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/8).

Panglima TNI juga menyatakan Satgas Tinombala baru mengadakan pergantian pasukan, sehingga kontak tembak dilakukan oleh Nanggala dari Kopassus, yang baru belum satu minggu di sana.

"Mudah-mudahan, ini imbauan saya," harap Gatot, demikian siaran pers dari Penerangan Pusat TNI.

Sebelumnya Panglima TNI saat meninjau ke wilayah Poso, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu menyampaikan, TNI mengimbau yang sisa kelompok teroris turun gunung untuk kembali bersama-sama masyarakat.

Menurut Gatot, dengan turun gunung mereka bisa bertemu kembali dengan keluarganya.

"Seperti diketahui, saat ini sejumlah anggota teroris pimpinan Santoso masih bersembunyi di dalam hutan. Selain itu, kelompok teroris pimpinan Ali Kalora juga masih berada di dalam hutan," pungkasnya. [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini