Palang pintu telat ditutup, kereta di Sumsel hantam mobil 1 tewas
Merdeka.com - Diduga pintu palang rel terlambat ditutup, Kereta Api Sindang Marga menghantam mobil Hylux nomor polisi KT 8037 KG di pintu perlintasan KA Tungkal, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (15/11) dini hari. Seorang penumpang mobil tewas akibat peristiwa itu.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat mobil Hylux yang dikemudikan Syafriadi (22) bersama dua rekannya dari arah Muara Enim menju Lahat melintasi rel. Tanpa diduga, datang KA Sindang Marga rute Lubuk Linggau-Kertapati dengan kecepatan tinggi ketika mobil berada di tengah-tengah rel perlintasan.
Sontak, tabrakan tak terelakkan lagi dan membuat mobil terseret belasan meter. Kerasnya tabrakan membuat seorang penumpang, Rizal (18), meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit. Korban mengalami patah tulang leher.
Dugaan sementara, kecelakaan tersebut disebabkan petugas sinyal perlintasan rel terlambat menutup palang pintu. Akibatnya, pengemudi mobil tidak mengetahui bakal ada kereta api yang melintas.
Kabag Ops Polres Muara Enim, Kompol Zulkarnain mengungkapkan, mobil nahas tersebut telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Kondisinya cukup parah dengan bak dan beberapa roda mobil terlepas.
"Diduga ada kelalaian petugas penjaga palang pintu rel. Satu korban tewas, yakni penumpang mobil," ungkap Zulkarnain, Selasa (15/11).
Untuk memastikan penyebabnya, kata dia, pihaknya akan memanggil petugas jaga perlintasan rel dan pejabat PT KA.
"Semuanya akan kita periksa untuk mengetahui sejauh mana kelalaiannya," tukasnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya