Paguyuban Asep Dunia Siapkan Beasiswa bagi Pemilik nama Asep

Senin, 26 Oktober 2015 10:15 Reporter : Dian Rosadi
Paguyuban Asep Dunia Siapkan Beasiswa bagi Pemilik nama Asep Konperensi Asep Asep. ©2015 Merdeka.com/Dian Rosadi

Merdeka.com - Pemberian nama Asep kepada anak yang baru lahir saat ini sudah sangat jarang ditemui. Paguyuban Asep Dunia (PAD) yang baru saja menggelar Konperensi Asep-Asep (KAA) pada Minggu (25/10) ini punya cara jitu untuk melestarikan nama Asep.

"Kami sedang siapkan program beasiswa bagi orang tua yang melahirkan anaknya dan diberi nama Asep," ujar ketua Panitia KAA 2015, Asep Tutuy Turyana, kepada wartawan, Minggu (25/10) di De'Tuik Resto, Jalan Bojong Koneng Atas, Cikutra, Bandung.

Dia menuturkan sejak tahun 2000 sudah sangat jarang orang tua yang memberi nama anaknya Asep. Sehingga tidak salah jika nama Asep saat ini rata-rata hanya dimiliki oleh orang yang berusia sekitar 30-40 tahun.

"Sejak tahun 2000 memang sudah sangat jarang orang tua yang memberi nama anaknya Asep," katanya.

Menurut Presiden PAD, Asep Kambali, nama Asep sendiri memang cukup identik dengan masyarakat di Jawa Barat. Namun saat ini nama Asep telah menyebar ke berbagai pelosok daerah. Bahkan hingga luar negeri.

"Dari Sabang sampai Merauke ada yang namanya Asep. Nama ini juga menyebar ke luar negeri, seperti di Amerika, Jepang ada nama Asep disana. Mereka para perantau yang sebagian besar berasal dari Jawa Barat," ucap Asep.

Nama Asep dalam istilah Sunda, berasal dari kata kasep yang berarti ganteng. Nama Asep sering kali mempunyai turunannya seperti Acep, Atep, Cecep.

Dia berharap dengan digelarnya KAA 2015 dapat membawa efek yang postif bagi masyarakat. "Diharapkan memberikan program kegiatan yang bisa berguna bagi masyarakat. Jangan sampai acara kita hanya ngumpul, tapi harus berikan kontribusi sosial bagi masyarakat," ujarnya. [frh]

Topik berita Terkait:
  1. Merdeka Bandung
  2. Bandung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini