Open house ricuh, rumah JK dijaga puluhan Brimob bersenjata

Jumat, 9 Agustus 2013 16:26 Reporter : Muhammad Mirza Harera
Open house ricuh, rumah JK dijaga puluhan Brimob bersenjata Brimob amankan open house JK. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Acara open house di kediaman Jusuf Kalla (JK), Jl Brawijaya, Jakarta Selatan, mendadak ricuh ketika seorang ibu yang hendak masuk, ditolak dan didorong oleh penjaga rumah mantan Wakil Presiden itu. Tak lama setelah kejadian itu, 30 anggota Brimob bersenjata laras panjang datang mengamankan rumah.

30 Orang polisi yang datang berboncengan dengan menggunakan 15 motor trail itu langsung berjaga-jaga di depan rumah JK. Selain membawa senjata, polisi berpakaian serba hitam itu juga menggunakan rompi antipeluru.

Pantauan merdeka.com, Kamis (9/8) pukul 16.00 WIB, ketika polisi bersenjata itu tiba, sekelompok orang yang ribut dengan penjaga rumah JK sudah bubar. Mereka dibubarkan polisi lain yang tengah patroli di sekitar Jl Brawijaya, Jakarta Selatan.

Selama polisi berjaga, JK tidak keluar rumah dan gerbang rumah ditutup. Meski demikian, sejumlah tamu masih terus berdatangan ke rumah mantan Ketua Umum Golkar tersebut.

Seperti diberitakan, kericuhan ini bermula ketika seorang ibu bernama Yoce meminta minum di dalam rumah JK, sekitar pukul 15.45 WIB. Namun penjaga rumah menolaknya dan mendorong Yoce hingga mau terjatuh.

"Saya cuma mau minta minum tapi malah dipukul," kata Yoce sambil berteriak di depan rumah JK.

Teman-teman Yoce yang melihat kejadian itu tidak terima rekannya didorong. Mereka kemudian kembali mendorong penjaga rumah tersebut. Adu jotos hampir terjadi antara seorang lelaki berkulit gelap dengan penjaga itu.

Sempat terjadi adu mulut ketika para ibu-ibu berteriak-teriak mencaci maki para penjaga tersebut.

"Mana pejabat kaya gitu, sombong, tidak mau menemui kami," kata salah satu ibu bernama Gina.

[ren]

Topik berita Terkait:
  1. Jusuf Kalla
  2. Lebaran
  3. Open House JK
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini