Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ogah layani duel jawara Bekasi, ini alasan GMBI

Ogah layani duel jawara Bekasi, ini alasan GMBI Jawara Bekasi bikin anggota GMBI menangis. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia Distrik Kota Bekasi menganggap penantang duel satu lawan satu, Damin Sada merupakan tokoh masyarakat. Karena itu, ormas tersebut enggan meladeni tantangan duel tersebut.

"Dia (Damin Sada adalah sesepuh, tokoh Bekasi) kan tokoh, seharusnya gimana caranya beliau bisa menyejukkan suasana," kata Kepala Divisi Investigasi Ormas GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago, kepada merdeka.com, Selasa (31/1).

Delvin menampik bahwa pelaku penganiayaan terhadap ulama ketika aksi di Mapolda Bandung adalah anggota GMBI.

"Beliau (Damin Sada) bilang seolah olah kita yang nyerang ulama. Sudah jelas pelaku penyerangan pun bukan dari GMBI," kata Delvin.

Karena itu, pihaknya menolak meladeni tantangan duel dengan Damin Sada. Devin mengaku menginginkan bahwa situasi di Kota Bekasi kondusif. Adapun, persoalan di Bandung sudah diserahkan ke penegak hukum.

"Kita semua saudara sama-sama dari rahim ibu pertiwi, jadi kita GMBI Kota Bekasi tidak akan melakukan apa-apa udah, bukan zamannya lagi duel-duel. Engak pas, kita harus jaga persatuan dan kesatuan," ucapnya.

Sebelumnya, dikonfirmasi merdeka.com, Damin mengatakan, bahwa motif penantangan itu karena ia merasa terpanggil setelah terjadi keributan antara ormas Front Pembela Islam (FPI) dengan GMBI di halaman Mapolda Jawa Barat beberapa waktu lalu.

"Di sana kan ada ulama, mereka digebukin, ada yang bawa senjata tajam, balok," kata Damin, Senin (30/1).

Karena itu, Ia mengaku kecewa dengan GMBI. Sebab, persoalan hukum yang menjerat imam besar FPI tengah ditangani oleh kepolisian.

"Kenapa orang lain ikut campur, yang datang ke sana (Polda Jawa Barat) banyak dari Bekasi," kata Damin.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP