Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Obat kuat laku karena loyo?

Obat kuat laku karena loyo? Ilustrasi obat-obatan. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi Amir (42), sopir sebuah rumah produksi di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengkonsumsi obat kuat atau pil biru menjadi pilihan dalam berhubungan intim dengan pasangan. Bagi dia obat menjadi pendorong kepercayaan diri dalam menunjukkan keperkasaannya.

"Biasa minum obat itu pas mau berhubungan intim saja. Khasiatnya memang langsung terasa, jantung berdebar-debar pengen berhubungan intim saja bawaannya," kata Amir kepada merdeka.com di sekitar daerah Mampang, Jakarta, Jumat (13/7).

Dia mengaku mengkonsumsi obat dengan nama Cap Banteng dan hanya dikonsumsi saat hasratnya ingin berhubungan intim. Paling tidak, dia harus merogoh saku sebesar Rp 150 ribu untuk 6 tablet. "Biasa, beli di daerah Mangga Besar. Lumayan mahal sih, Rp 150 ribu per 6 tablet," ujarnya. 

Namun, Amir tidak mengetahui pasti soal khasiat obat impor China tersebut, apakah hanya sugesti atau memang benar berkhasiat. Padahal, tanpa obat dia mengaku tidak ada masalah keluhan dalam kehidupan seksual. "Tapi saya ingin menang juga," ujarnya sambil tertawa. Dia mengaku selama mengkonsumsi obat kuat belum merasakan efek samping yang berdampak negatif. "Belum ada sih, kan saya minum tidak berlebihan," kata Amir.

Kar seorang pedagang kios obat kuat di Mangga Besar, mengatakan sebagian besar pengunjung yang datang selalu mencari pil biru (sebutan lain obat kuat) untuk meningkatkan kepercayaan diri terhadap pasangan. "Bukan banyak lagi, hampir setiap pelanggan saya selalu mencari yang namanya obat kuat, biar perkasa di ranjang katanya," katanya sambil tertawa.

Paling tidak, ada dua jenis obat kuat yang disediakan di tempatnya, Banteng dari Cina dan Ginseng dari Korea. Menurut Kar, khasiat kedua obat kuat tersebut berbeda. "Banteng, bisa cepat 'naik' dan tahan lama, kalau Ginseng untuk menyegarkan tubuh," jelas Kar.

Dia mengaku selama dua tahun menjalankan perdagangan obat kuat tersebut belum ada keluhan dari pelanggannya untuk akibat dari efek sampingnya. "Jangankan obat kuat, obat dari dokter saja kalau dipakai secara berlebihan akan menimbulkan efek samping yang tidak baik," katanya. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP