Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Novel Baswedan sebut bukti-bukti cukup, kok bisa enggak terungkap

Novel Baswedan sebut bukti-bukti cukup, kok bisa enggak terungkap Novel Baswedan. ©2017 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih gelap. Novel mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengungkap tuntas kasusnya, namun hingga kini kasus tersebut seperti jalan di tempat.

"Jangan ditutupi, mesti berani dibuka dengan serius. Aparat negara diteror, dilukai, diserang, tapi negara membiarkan. Dalam peristiwa tersebut, Presiden Jokowi memerintahkan untuk mengungkap tapi tak dilaksanakan," ujar Novel saat wawancara khusus dengan Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa di Metro TV seperti dikutip merdeka.com, Rabu (26/7).

Novel merasa bukti-bukti kasus yang menimpa dirinya sudah cukup untuk mengungkap. Dia menegaskan banyak upaya teror yang diterima penyidik KPK, tetapi dia menguatkan teman-temannya bahwa yang maha kuat cuma Allah SWT.

"Bukti-bukti cukup, kok bisa sih enggak terungkap. Teror tersebut memang upaya untuk membuat takut orang KPK. Tapi saya bilang, orang yang takut itu sama saja tak berakal. Yang maha kuat cuma Allah SWT, walaupun kekuatan mereka 10 kali lipat," jelas dia. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP