Nongkrong di Tengah Pandemi Corona, 10 Warga Bekasi Jadi Tersangka

Rabu, 8 April 2020 18:07 Reporter : Adi Nugroho
Nongkrong di Tengah Pandemi Corona, 10 Warga Bekasi Jadi Tersangka Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Polres Metro Bekasi Kota menetapkan sepuluh pemuda menjadi tersangka karena nekat nongkrong di tengah pandemi virus corona. Namun mereka tidak sampai ditahan, karena ancaman hukumannya di bawah empat tahun.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko mengatakan sepuluh orang tersebut terjaring razia petugas gabungan pada akhir pekan lalu. Mereka kedapatan berkerumun di pinggir jalan tanpa ada kepentingan yang mendesak.

"Tidak sampai ditahan, setelah melengkapi administrasi di Polres, mereka pulang. Tapi proses penyidikan tetap berjalan sampai ke persidangan," kata Wijonarko, Rabu (8/4).

Menurut dia, sepuluh pemuda dijerat dengan pasal 218 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama empat bulan dan pasal 93 UU Nomor 6 tahun 2019 tentang karantina kesehatan, dengan ancaman hukuman satu tahun dan denda Rp 100 juta.

Dia mengatakan, polisi bersama dengan TNI maupun pemerintah akan terus melakukan patroli demi untuk membubarkan kerumunan. Bila ditemukan tindak pidana, maka polisi akan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Ini akan terus kami lakukan, bukan hanya di tingkat kota madya, kegiatan ini akan dilakukan terus tingkat kecamatan, kelurahan dan secara keseluruhan. Baik itu di jalan umum, permukiman, pusat keramaian," katanya.

Dia meminta kepada masyarakat mematuhi imbauan pemerintah untuk tetap di rumah. Apalagi, pemerintah telah membatasi aktivitas masyarakat di luar sampai jam 21.00 WIB. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini