Ngabalin Minta Fadli Zon Tak Asal Bicara Terkait Kunjungan Jokowi ke Natuna

Senin, 13 Januari 2020 04:05 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Ngabalin Minta Fadli Zon Tak Asal Bicara Terkait Kunjungan Jokowi ke Natuna Ali Mochtar Ngabalin. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Natuna akan membuat Indonesia tidak berwibawa bila tidak memberikan dampak ke China. Tenaga Alhi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin meminta Fadli menggunakan narasi yang sehat jika berkomentar.

Justru, kata Ngabalin, Fadli tidak berwibawa bila menyerang pemerintah. Sebab, Gerindra sudah berada di pemerintah dengan diwakili Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

"Jadi pakai otak yang sehat kira-kira yang normal sebagai anggota yang terhormat. Pakai narasi dan isi yang terhormat supaya benar-benar terhormat," ujar Ngabalin di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (12/2).

Ngabalin menyebut, tujuan Jokowi pergi ke Natuna guna meredam isu perang yang ramai dibahas. Kehadiran Jokowi juga untuk menyapa masyarakat Natuna.

"Jadi saya mau bilang gini, tidak ada semua urusan negara menyelesaikan harus dengan perang, orang berwibawa setidaknya itu kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat," kata Ngabalin.

Ngabalin menegaskan, kehadiran Jokowi ke Natuna memberikan pesan kepada China atau siapapun yang ingin mengutak-atik negara bahwa Indonesia tidak main-main soal kedaulatan RI.

"Anda boleh lihat bahwa situasi yang dihadapi hari ini, tapi Presiden itu hadir. Kan Presiden itu kan kalau dalam teknik negosiasi, Presiden hanya selalu ada di depan tetapi perangkat di bawah itu harus lakukan langkah-langkah yang luar biasa," tuturnya.

Ngabalin menambahkan, kehadiran Jokowi ke Natuna juga untuk menegaskan bahwa Laut Natuna adalah perairan Indonesia.

"Karena itu lah maka saya ingin bilang kepada anggota yang terhormat Bapak Fadli Zon, saya mau bilang bahwa kehadiran bapak presiden di situ adalah memberikan pesan terhadap rakyat bahwa yang menjadi wilayah kedaulatan RI atas apa yang sedang dilakukan manuver oleh Tiongkok," tegasnya.

Sebelumnya, Fadli Zon menyebut kunjungan Presiden Jokowi ke Kabupaten Natuna mesti memberikan dampak kepada China. Fadli menilai Indonesia semakin tidak berwibawa bila China tidak segan dengan kunjungan Jokowi ke Natuna.

"Mestinya kita harapkan begitu (beri dampak ke China). Cuma kan apakah bisa dianggap itu mempunyai efek detterent apa tidak itu. Kalau itu dianggap tidak, menurut saya ini membuat kita justru semakin tidak berwibawa," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/1). [gil]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini