Muncul Klaster Paduan Suara Gereja di Bantul, 18 Orang Positif Covid-19
Merdeka.com - Klaster baru penularan Covid-19 muncul di Kecamatan Jetis, Bantul. Sebanyak 18 orang anggota paduan suara salah satu gereja diketahui terpapar virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja membenarkan adanya klaster baru ini. "Ada klaster tanda petik rumah peribadatan. Klaster paduan suara gereja," kata Budi, Senin (7/6).
Budi menjabarkan, klaster paduan suara ini ditemukan pertama kali pada Jumat (4/6) lalu. Penularan diduga terjadi saat paduan suara itu akan rekaman.
Saat rekaman, kata Budi, salah seorang anggota paduan suara ini ternyata positif Covid-19. Kemudian dilakukan tracing dan ditemukan belasan anggota paduan suara terpapar Covid-19.
"Jadi itu klaster paduan suara. Intinya (penularan) saat rekaman. Yang sudah masuk datanya ada 18 orang yang positif (Covid-19)," ujar Budi.
Budi memaparkan, sebagian besar kondisi pasien positif Covid-19 di klaster paduan suara ini tidak mengalami gejala. Mereka bisa melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing jika memungkinkan.
Jika rumah pribadi tak memungkinkan untuk isolasi mandiri, sambung Budi, masih ada shelter desa. Bila bergejala ringan maka bisa ditangani di shelter kabupaten.
Agus menambahkan, pihak jemaat dinilai sangat kooperatif. Dinas Kesehatan dimudahkan untuk melakukan tracing.
"Sebagian besar ada yang inisiatif melapor. Ada yang inisiatif rapid antigen sendiri dan ada yang swab sendiri. Kemudian selanjutnya melaporkan, kemudian kita tracing dan swab. Kesadaran cukup bagus," pungkas Agus.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya