Muhammadiyah minta OKI selesaikan blokade Israel di Masjid Al-Aqsa
Merdeka.com - Muhammadiyah mengecam keras insiden kemanusiaan yang terjadi di kompleks Masjid Al-Aqsa, Palestina. Mereka meminta kepada negara-negara di jazirah Arab untuk bersatu dan menggalang kekuatan menghadapi Israel.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan,pihaknya akan meminta negara-negara di Arab yang bergabung dalam OKI untuk melakukan tindakan yang lebih berani terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Israel di Masjid Al-Aqsa.
"Kami berharap negara di Timur Tengah bersatu. Perselisihan antara Arab Saudi dengan Qatar harus tutup buku dulu. Kesampingkan dulu perbedaan-perbedaan dan perselisihan di Timur Tengah. Semua harus bersatu melawan ketidakadilan Israel," papar Haedar di Kompleks Masjid Islamic Center UAD, Sabtu (22/7).
Dia mengungkapkan, apresiasinya kepada Presiden Jokowi yang mengecam keras tindakan Israel di Masjid Al-Aqsa. Menurutnya sikap Jokowi mengecam Israel ini sudah tepat.
"Tindakan Israel ini kejahatan dengan dosis tinggi. Kami mendukung langkah pemerintah yang dengan tegas mengecam apa yang sudah dilakukan oleh Israel," jelasnya.
Haedar menyayangkan terjadinya insiden di Masjid al-Aqsa yang dipicu oleh tindakan Israel. Wilayah Masjid Al-Aqsa, lanjut Haedar adalah kota suci tiga agama besar yaitu Islam, Yahudi dan Kristen.
"Ini bukan lagi soal Islam, tapi juga kemanusiaan. Kedua, tidak boleh negara sewenang-wenang di zaman modern ini," pungkasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya