Miliki Parang, Pemilik Mobil Nissan yang Ngaku Profesor Juga Diperiksa Gelarnya

Senin, 21 Oktober 2019 21:32 Reporter : Nur Habibie
Miliki Parang, Pemilik Mobil Nissan yang Ngaku Profesor Juga Diperiksa Gelarnya Mobil yang halangi tamu negara. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi telah mengamankan IL (39) seorang pemilik mobil merk Nissan dengan nomor polisi B 1 RI. Ia diamankan penyidik Polda Metro Jaya terkait kepemilikan senjata tajam berupa parang di Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (20/10) kemarin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, parang yang ditemukan oleh aparat kepolisian di lokasi tersebut ternyata milik IL.

"Kita lakukan pendalaman, kita cek ternyata yang punya (senjata tajam) adalah yang sekarang terlapor (IL)," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (21/10).

Berdasarkan hasil pendalaman pihaknya, yang bersangkutan mengaku kepada penyidik yang memeriksanya sebagai seorang profesor.

"(IL) mengakunya sebagai itu (Profesor, Doktor) IL Phd, sudah di depannya ada doktor di belakangnya Phd," ujarnya.

Saat ini, polisi telah menahan IL sebagai tersangka atas kepemilikan senjata tajam berupa parang.

"Saat ini sudah kita lakukan pengamanan soal menguasai sajam, artinya kena UU darurat di situ yang kita proses. Hari ini kita lakukan penahanan terhadap tersangka itu (IL)," tutupnya.

Sebelumnya, Penyidik Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya hingga kini masih mendalami terkait mobil yang menghalangi kendaraan tamu negara serta membawa senjata tajam di Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan. Dua orang berinisial IL dan HS diamankan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, IL merupakan pemilik mobil, sedangkan HS adalah pengemudi. Saat itu mereka diamankan karena ditemukan senjata tajam di mobil Nissan Terra warna putih berpelat B 1 RI.

"Pemilik IL, usia 39 tahun, warga Bintara Jaya, Bekasi Barat, pekerjaan PNS. Sementara identitas pengemudi atas nama HS usia 36 tahun, wiraswasta," kata Argo kepada merdeka.com, Minggu (20/10). [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini