Hot Issue

Mewaspadai Klaster Penghuni Lapas

Rabu, 7 Oktober 2020 06:39 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Mewaspadai Klaster Penghuni Lapas Ilustrasi virus corona. ©Reuters

Merdeka.com - Pihak Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Pas Kemenkum HAM) tengah mewaspadai penghuni lapas menjadi klaster baru Covid-19. Ditjen Pas mencatat ada ratusan penghuni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Indonesia positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Jumlah penghuni lapas dan rutan dinyatakan positif virus asal Wuhan, China, itu mencapai 124 orang. ratusan narapidana dan tahanan terinfeksi Covid-19 lantaran diduga berinteraksi dengan petugas atau sipir. Namun pihak Ditjen Pas masih menelusuri informasi mengenai asal muasal penularan virus tersebut.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas Kemenkum HAM, Rika Aprianti menjelaskan, narapidana dan tahanan yang terkonfirmasi positif dirawat di rumah sakit rujukan sesuai provinsi masing-masing untuk dilakukan isolasi. Menurut Rika, setiap kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM masing-masing memiliki gugus tugas.

"Karena di lapas enggak ada rumah sakit khusus Covid-19," ujar Rika saat dikonfirmasi, Senin (5/10).

Baca Selanjutnya: Lapas Kewalahan Menangani Penghuni Positif...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini