Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski apes, tapi tugas mulia dokter harus dilakukan

Meski apes, tapi tugas mulia dokter harus dilakukan DCS PDIP. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Para dokter hari ini hampir serempak di seluruh kota melakukan unjuk rasa menuntut pembebasan dr Dewa Ayu Sasiary Prawani. Hal itu mengundang perhatian, Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo. Menurut dia, meski berdemo, dokter itu tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

"Kebetulan istri saya dan anak saya dokter. Saya tanya ke istri dan anak saya tadi pagi, mogok gak? Mereka bilang sebagai anggota IDI ya tidak bekerja, tapi tetap di poliklinik. Kalau mendadak ada orang mau mati, ya harus diurus. Kemudian saya antar," cerita Tjahjo di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (27/11).

Tjahjo memaklumi tuntutan dokter yang melakukan aksi solidaritas terhadap dr Ayu itu. Tetapi di sisi lain, kata Tjahjo, dokter memiliki sumpah profesi yang tak boleh dilanggar.

"Tugas dokter itu tugas kemanusiaan, ada sebuah proses, ada tuntutan, ada penetrasi, ada halangan, ada sebuah keapesan, tapi tugas mulia dokter itu tetap harus dilakukan," jelas Tjahjo.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung menjatuhkan vonis kasasi terhadap dr Dewa Ayu Sasiary Prawani dan dua dokter lainnya, dr Hendry Simanjuntak dan dr Hendy Siagian berupa hukuman 10 bulan penjara. Putusan bernomor 365K/Pid/2012 tersebut sontak membuat para dokter di seluruh Indonesia ikut simpati dan mendukung dr Ayu dengan melakukan kasi mogok nasional.

Apa yang membuat MA menganulir putusan Pengadilan Negeri Manado yang membebaskan ketiganya dari jeratan hukum?

Dalam salinan putusan MA yang dikutip merdeka.com, Rabu (27/11), majelis hakim yang dipimpin oleh Artidjo Alkostar memutuskan bahwa hakim tingkat pertama dan tingkat banding salah menerapkan hukum, karena tidak mempertimbangkan dengan benar hal-hal yang relevan secara yuridis. Yaitu berdasarkan hasil rekam medis No. No. 041969 yang telah dibaca oleh saksi ahli dr. Erwin Gidion Kristanto, bahwa pada saat korban masuk RSU (Rumah Sakit Umum) Prof. R. D. Kandou Manado, keadaan umum korban adalah lemah dan status penyakit korban adalah berat

"Para terdakwa sebelum melakukan operasi cito secsio sesaria terhadap korban dilakukan, para terdakwa tanpa menyampaikan kepada pihak keluarga korban tentang kemungkinan yang dapat terjadi terhadap diri korban," demikian petikan putusan MA.

Perbuatan para terdakwa tersebut yang melakukan operasi terhadap korban Siska Makatey yang kemudian terjadi emboli udara yang masuk ke dalam bilik kanan jantung, akhirnya menghambat darah masuk ke paru-paru. Kemudian terjadi kegagalan fungsi

paru dan selanjutnya mengakibatkan kegagalan fungsi jantung.

"Perbuatan para terdakwa mempunyai hubungan kausal dengan meninggalnya korban Siska Makatey sesuai Surat Keterangan dari Rumah Sakit Umum Prof. Dr. R. D. Kandou Manado No. 61/VER/IKF/FK/K/VI/2010, tanggal 26 April 2010."

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Dikabarkan Meninggal, Ini Kondisi Dokter Lo Sebenarnya
Dikabarkan Meninggal, Ini Kondisi Dokter Lo Sebenarnya

Ia membenarkan jika dokter Lo Siauw Ging MARS saat ini sedang mendapat perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu (RSKI) Solo.

Baca Selengkapnya
Anak Pembuat Becak Ini Gagal Jadi Dokter hingga Terjerat Utang, Kini Jadi Konglomerat Tanah Air yang Dikenal Dermawan
Anak Pembuat Becak Ini Gagal Jadi Dokter hingga Terjerat Utang, Kini Jadi Konglomerat Tanah Air yang Dikenal Dermawan

Pria ini masuk barisan orang terkaya di Indonesia. Siapakah sosoknya?

Baca Selengkapnya
Kakak Adik Sama-sama Punya Karier Gemilang, Ini Potret Kebersamaan Dokter Mesty dan Menpora Dito Ariotedjo
Kakak Adik Sama-sama Punya Karier Gemilang, Ini Potret Kebersamaan Dokter Mesty dan Menpora Dito Ariotedjo

Sosok Mesty Ariotedjo belakangan menjadi sorotan. Mesty ialah kakak dari Menpora Dito Ariotedjo.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dituduh Cabuli Istri Pasien yang Tengah Hamil, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Ortopedi saat Disidang
Dituduh Cabuli Istri Pasien yang Tengah Hamil, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Ortopedi saat Disidang

Dokter spesialis ortopedi inisial MY membantah telah mencabuli istri pasiennya, wanita hamil berinisial TA (22). Dia siap dihukum jika tuduhan itu terbukti.

Baca Selengkapnya
Begini Rasanya Ada di Keluarga Profesinya Semua Dokter, Usai Makan Vibesnya Seperti 'Rapat di Rumah Sakit'
Begini Rasanya Ada di Keluarga Profesinya Semua Dokter, Usai Makan Vibesnya Seperti 'Rapat di Rumah Sakit'

Sebuah video memperlihatkan satu keluarga yang berprofesi sebagai dokter semua saat makan malam, alih-alih bahas rasa makanan, mereka malah bahas kasus pasien.

Baca Selengkapnya
Tak Perlu Terlalu Lama, Menyusui Bayi Cukup Dilakukan 15-30 Menit Saja
Tak Perlu Terlalu Lama, Menyusui Bayi Cukup Dilakukan 15-30 Menit Saja

Pemberian ASI merupakan hal penting pada bayi. Dalam pemberiannya, dokter anak menyebut cukup dilakukan selama 15-30 menit.

Baca Selengkapnya
Indonesia Darurat Pemenuhan Dokter Spesialis, Apa Penyebabnya?
Indonesia Darurat Pemenuhan Dokter Spesialis, Apa Penyebabnya?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan bahwa Indonesia membutuhkan 78.400 dokter spesialis.

Baca Selengkapnya
IDI: Perlu Kerja Sama Strategis Mewujudkan Pemerataan Dokter di Indonesia
IDI: Perlu Kerja Sama Strategis Mewujudkan Pemerataan Dokter di Indonesia

IDI mengungkapkan tidak seimbangnya rasio dokter umum dan spesialis di Indonesia sangat berdampak terhadap kualitas kesehatan di setiap daerah.

Baca Selengkapnya
Kondisi Terbaru Tarsum Pelaku Mutilasi Istri di Ciamis saat Diperiksa Dokter Jiwa
Kondisi Terbaru Tarsum Pelaku Mutilasi Istri di Ciamis saat Diperiksa Dokter Jiwa

Kondisi Terbaru Tarsum Pelaku Mutilasi Istri di Ciamis saat Diperiksa Dokter Jiwa

Baca Selengkapnya