Mesin Sampan Rusak, Nelayan Terombang-ambing 8 Jam di Perairan Taman Ujung
Merdeka.com - Seorang nelayan bernama Ketut Matal (42) terombang-ambing 8 jam di Perairan Taman Ujung, Kabupaten Karangasem, Bali, pada Senin (1/7).
Nelayan nahas tersebut berlayar dari Pantai Bena Sari, Desa Seraya Tengah, Karangasem dengan menggunakan sampan dan hendak ke Perairan Seraya untuk mencari ikan. Ia berangkat dari pagi sekitar pukul 04.00 Wita hingga hampir tengah hari tak kunjung kembali.
Dari laporan yang diterima Basarnas Bali, nelayan setempat sempat bertemu dengan Ketut Matal sekitar pukul 06.30 Wita pagi, dan diterangkan menggunakan sampan berwarna putih dengan layar setrip biru hitam putih.
"Laporan tadi kami terima dari Bakamla Bali pada pukul 11.30 Wita dan segera ditindaklanjuti dengan menggerakkan 9 personel dari Pos SAR Karangasem," kata Hari Adi Purnomo, selaku Kepala Kantor Basarnas Bali, Senin (1/7) sore.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menggunakan rubber boat dari Pantai Bugbug Karangasen dan akhirnya berhasil menemukan Ketut Matal dalam keadaan selamat.
"Rupanya ketika nelayan ini sedang mencari ikan, mesin motor tempelnya mengalami kerusakan dan mengakibatkan ia terombang-ambing, bersyukur laporan ini cepat kami terima jadi bisa tertolong dan tidak jauh terbawa arus," imbuh Adi.
Korban ditemukan sekitar pukul 12.20 Wita. Selanjutnya rubber boat Pos SAR Karangasem bersama dengan sampan target bergerak perlahan menuju Pantai Bena Sari Desa Seraya Tengah Karangasem.
"Sekitar selang waktu 1 jam sampai dan bertemu dengan pihak keluarga," ujar Adi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya