Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Pariwisata pastikan Raja Arab Saudi ke Bali hanya berlibur

Menteri Pariwisata pastikan Raja Arab Saudi ke Bali hanya berlibur Raja Salman jenguk korban insiden crane jatuh. ©2015 REUTERS/Saudi Royal Court

Merdeka.com - Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdulaziz Al-Saud dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret mendatang. Namun, kunjungan kenegaraan hanya akan terjadi pada 1-3 Maret. Sisanya pada 4-9 Maret, Raja Salman akan memboyong 1.500 rombongan, 10 Menteri dan 25 Pangeran itu beristirahat di Pulau Bali.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memastikan Raja Salman hanya akan berlibur di Pulau Dewata. Maka, saat berada di Bali, Raja Salman tak akan mendapatkan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah Indonesia.

"Karena perjalanannya untuk keluarga. Ya secara umum akan kami terima sebagai tamu negara. Tapi ke sana itu lebih ke private mereka, keluarga," kata Arief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/2).

Meski demikian, Arief menjelaskan ada perlakuan berbeda yang diberikan bagi Raja Salman dan rombongan. Pengamanan tetap diberikan karena mereka merupakan tamu negara.

"Kalau itu ya tetap (pengamanan). Pasti," ujarnya.

Selain itu, dikarenakan agenda hanya berlibur, Arief mengaku Raja Salman tak memberitahu akan mengunjungi tempat mana saja selama di Pulau Bali.

"Tidak diinfokan ke kami soal itu," katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan Raja Salman tidak menjelaskan secara rinci terkait niatannya memilih beristirahat di Bali. Ia menduga Raja Salman mengetahui Pulau Dewata memang memiliki daya tarik sebagai lokasi untuk beristirahat.

"Bayangan saya, ada sejumlah informasi yang diterima Istana Raja Salman bahwa Bali ada daya tarik. Tidak sedikit warga Saudi, warga Timur Tengah yang berbulan madu di Bali. Bali justru terkenal karena banyak yang ke sana untuk berbulan madu. Bisa jadi karena itu," katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/2).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan Raja Salman dan Presiden Jokowi akan menandatangani investasi terkait niatan Perusahaan minyak dan gas Arab Saudi, Aramco yang berencana membangun kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah.

"Kemudian juga akan ada project lain yang akan ditandatangani kurang lebih sebesar 1 miliar USD dan project lainnya. Tadi Bapak Presiden mengharapkan bahwa investasi Saudi Arabia ini secara keseluruhan diharapkan bisa sampai dengan 25 miliar USD," katanya.

Saat berkunjung ke Indonesia, Raja Salman akan membawa 1.500 rombongan, 10 menteri dan 25 Pangeran Kerajaan Arab Saudi. Saat datang ke Indonesia, Raja Salman akan pula dianugerahi Bintang Kehormatan seperti yang pernah diberikan olehnya ke Presiden Jokowi di Arab Saudi pada September 2015.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP