Menteri Nasir gelontorkan Rp 1,5 M buat STMIK Primakara Bali
Merdeka.com - Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi M. Nasir sangat mengharapkan mahasiswa tidak hanya sekedar menciptakan komponen. Tetapi harapnya bisa membuat sebuah alat yang menciptakan komponen tersebut.
Hal itu disampaikan Nasir dalam kunjungannya ke kampus STMIK Primakara di Denpasar Bali, Jumat (11/11). Bahkan dalam kesempatan ini, Nasir memberikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk pengembangan usaha menciptakan inkobator bisnis di kampus ini.
"Teruslah bekarya, interpainer juga terus harus berkembang. Untuk mahasiswa, sebagai umpama bisa menciptakan baut. Tetapi lebih dari itu, mampu menciptakan alat untuk membuat baut atau komponen," tutur menteri Nasir.
Nasir pun berharap Bali mampu mempunyai perguruan tinggi yang nantinya menciptakan teknologi dan bersaing di kancah internasional.
Pertumbuhan ekonomi yang saat ini berkembang begitu pesat adalah dibidang pariwisata. Namun hal yang mendorong sebagai pendukung perkembangan ekonomi, sekiranya tetap terus ditingkatkan.
"Perlunya hal-hal yang mendongkrak sarana pendukung dalam pengembangan pariwisata. Faktor pendukung ini sangat penting. Karenanya teruslah menciptakan inovasi baru sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi kita. Pertumbuhan tekonologi sangat berpengaruh bagi pariwisata," tutur Nasir.
Dikatakannya hampir di seluruh perguruan tinggi di Indonesia masih minim membuka untuk tingkat kelanjutan S2. Hal itu juga kata Nasir akan berpengaruh pada dosen pengajar.
"Ini masalah seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Masih minim adanya dosen pengajar untuk tingkat S2. Itu karena juga minim adanya perguruan tinggi yang membuka pendidikan kelanjutan ditingkat S2," tutupnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya