Mensos Sebut Dana Bantuan Pemulihan Ekonomi Rp127 Triliun Sudah Terserap 66 Persen
Merdeka.com - Anggaran sebesar Rp 127 triliun dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Pemulihan Ekonomi Nasional berupa bantuan kepada puluhan juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah terealisasi 66 persen.
Menteri Sosial, Juliari P Batubara menargetkan anggaran itu terserap semuanya pada akhir tahun 2020. Ia mengingatkan, jika ada penyelewengan dalam prosesnya, maka akan berurusan dengan hukum.
Bantuan sosial dari Kemensos tersebut menyasar 20 juta KPM yang terdampak pandemi Covid-19. Bentuknya beragam, ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH) berupa bantuan tunai, sembako, bansos beras hingga bansos tunai tambahan.
"Anggaran yang telah terserap hingga saat ini baru sekitar 66 persen. Kita on the right track, semoga semuanya lancar (akhir tahun terserap)," kata Juliari, di sela upacara penutupan Penguatan Kapasitas Koordinator Daerah (Korda) pada Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (5/9).
Masyarakat diminta untuk ikut melakukan pengawasan dalam penyaluran hingga bisa melaporkan dengan bukti kepada pihak berwajib seperti polisi bila ada temuan penyelewengan.
Di internal Kemensos, yakni direktorat wilayah pun pengawasan dilakukan dengan ketat bekerjasama dengan kejaksaan dan kepolisian.
Dengan anggaran yang besar dari pemerintah, dia berharap masyarakat ikut mengontrol penyalurannya. Apabila dirasa ada dugaan penyelewengan, sebaiknya dilaporkan kepada kepolisian atau aparat penegak hukum lainnya dengan membawa bukti.
"Sekarang sulit lah untuk tidak termonitor atau tertangkap dari radar," tegas Juliari.
Disinggung mengenai pelatihan korda di Dodik Rindam Siliwangi, Lembang, ia mengatakan hal ini untuk memastikan ratusan Korda bisa melaksanakan tugas program bantuan Kemensos tepat sasaran.
Mereka yang sudah dilatih harus bisa menuntaskan permasalahan di lapangan, baik berupa pelayanan di warung kepada KPM, memastikan barang dengan kualitas yang baik atau hal teknis berupa masalah kartu rusak atau saldo kosong.
"Ratusan korda mulai dari Sabang sampai Merauke dilatih selama sepekan semakin bersemangat dan percaya diri dalam melaksanakan tugasnya di daerah. Karena jumlah KPM kita ada 20 juta, banyak sekali," imbuh dia.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya