Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menpora beri julukan Madura sebagai Pulau Sejuta Langgar

Menpora beri julukan Madura sebagai Pulau Sejuta Langgar Menpora Imam Nahrawi menghadiri Pengukuhan Lembaga Ta'mir Masjid (LTM) Nahdlatul Ulama. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menpora Imam Nahrawi menghadiri Pengukuhan Lembaga Ta'mir Masjid (LTM) Nahdlatul Ulama Kecamatan Sampang dan Pengurus Remaja Masjid Kabupaten Sampang di Pendopo Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (23/12).

Pada acara tersebut Menpora ingin Madura dikenalkan sebagai Pulau Sejuta Langgar. Langgar sendiri memiliki arti rumah kecil untuk melakukan ibadah sholat, mengaji atau kegiatan ibadah yang lainnya.

menpora imam nahrawi menghadiri pengukuhan lembaga ta039mir masjid ltm nahdlatul ulama

Menpora Imam Nahrawi menghadiri Pengukuhan Lembaga Ta'mir Masjid (LTM) Nahdlatul Ulama ©2017 Merdeka.com

"Di Madura ini saya melihat hampir setiap daerah selain ada Masjid dan Musala juga selalu ada Langgar. Jadi sangat tepat kalau Madura ini juga ada sebutan atau julukan lain yakni, Pulau Sejuta Langgar," kata Menpora

Menurut Imam, ta'mir masjid juga harus menjadi tempat untuk melakukan kegiatan positif dan tempat ibadah sosial. Peran ta'mir masjid sangat penting untuk menegakkan tradisi dan aqidah Islam.

"Kita harus merangkul pelan-pelan untuk mengajak masyarakat datang ke masjid. Jadikan masjid, musala atau langgar menjadi tempat dakwah kebaikan dalam segala hal," katanya.

menpora imam nahrawi menghadiri pengukuhan lembaga ta039mir masjid ltm nahdlatul ulama

Menpora Imam Nahrawi menghadiri Pengukuhan Lembaga Ta'mir Masjid (LTM) Nahdlatul Ulama ©2017 Merdeka.com

Menpora merasa bersyukur dapat hadir di acara ini, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pengurus masjid atas ketulusan dan keikhlasannya dalam menjaga masjid. "Alhamdulillah saya bisa hadir di sini bertemu dengan bapak kalian semua. Bapak semua adalah pejuang masjid di sampang," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Menpora mengingatkan tantangan Madura ke depan, karena ulama di setiap pondok pesantren tidak pernah lelah melakukan dakwah kebaikan kepada masyarakat. Namun bahaya narkoba, kejahatan kriminal dan maraknya berita hoax sangat berbahaya di kalangan masyarakat.

"Saya ajak ta'mir masjid untuk ikut bersama-sama menangkal bahaya narkoba dan berita-berita yang menyesatkan," ujarnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP