Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menolak diajak pulang, Megawati dihajar suami sampai babak belur

Menolak diajak pulang, Megawati dihajar suami sampai babak belur Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ngotot berjualan untuk membantu keuangan keluarga, Megawati (32) dianiaya suaminya. Dia pun melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga ini ke polisi.

Penganiayaan itu berawal saat korban berjualan di Jalan Noerdin Pandji, Sukarami, Palembang, Senin (3/9) pagi. Terlapor, Edwar Apriadi (34), datang dengan emosi.

Terlapor melarang istrinya berjualan dan meminta istrinya pulang. Namun, korban tidak menurutinya dengan alasan menambah nafkah keluarga.

Pelaku semakin emosi. Dia menonjok wajah istrinya hingga lebam di mata kanan. Dia juga mencekik leher dan memukul kepala korban yang membuat lecet di leher dan benjol di kepala.

Megawati mengaku terpaksa tetap berjualan demi keluarganya. Lagi pula, suaminya sedang menganggur karena bekerja serabutan.

"Saya cari duit tapi dilarang, lagi pula usaha saya halal. Dia (terlapor) malah melarang dan menganiaya saya," ungkap Megawati saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Senin (3/9).

Dikatakannya, sikap kasar suaminya sudah kerap dilakukannya. Hanya saja, selama ini Megawati masih bisa bersabar demi kelangsungan rumah tangganya.

"Kali ini saya tidak tahan lagi, saya ingin suami saya dipenjarakan," kata dia.

Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan tersebut. Kasusnya diarahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Palembang.

"Masih diproses, pelapor diminta untuk visum di wajah dan kepalanya," kata dia.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP