Mengupas Pesawat Jumbo A400M Diincar TNI, Harganya Capai Triliunan

Selasa, 9 April 2019 05:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Mengupas Pesawat Jumbo A400M Diincar TNI, Harganya Capai Triliunan Airbus A400m Atlas untuk TNI. cnbc

Merdeka.com - Airbus A400M menjadi salah satu pesawat angkut yang sedang diincar TNI AU. A400M ternyata bisa menjalankan beberapa tugas berbeda, seperti misi taktis jarak pendek, misi strategis jarak jauh, dan sebagai tanker.

Pemerintah sudah berniat untuk membeli pesawat buatan Prancis ini. Rencananya, pesawat ini akan difungsikan untuk mengangkut berbagai kebutuhan pokok ke Indonesia Timur. Untuk satu unit pesawat, A400M dibanderol dengan harga mencapai Rp 2,1 triliun.

Tak hanya itu saja, A400M nantinya akan dioperasikan oleh Skadron Udara 31 dan 32 TNI AU. “Saya punya rencana untuk membeli A400 dari Eropa. Namun hanya dalam jumlah kecil. Tidak membutuhkan untuk membeli banyak,” kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Berikut kelebihan pesawat angkut A400M yang akan dibeli pemerintah:

1 dari 6 halaman

Panjang Pesawat Mencapai 18 Meter, Menampung Banyak Barang

Airbus A400M menjadi pesawat angkut yang cocok untuk kebutuhan misi militer maupun kemanusiaan di negara mana pun. Wajar saja, karena pesawat ini memiliki panjang hampir 18 meter.

Selain itu, lebar pesawat ini 5,64 meter setara dengan rangka pesawat berbadan lebar A330/A340. Sedangkan bagian dalam pesawat selebar 4 meter, dengan tinggi hingga 4 meter.

2 dari 6 halaman

Bisa Angkut Truk Semi-Trailer

Tak hanya bisa mengangkut pasukan, Airbus A400M juga bisa mengangkut truk semi-trailer seberat 25 ton dengan peti kemas berukuran 6 meter, perahu penyelamatan, ataupun peralatan pengangkut besar lain seperti mesin pengeruk atau penderek yang dibutuhkan dalam upaya penyelamatan pasca bencana alam.

Airbus A400M memiliki daya angkut mencapai 37 ton, alat kerek (winch) berdaya 32 ton di atas pesawat, serta alat derek (crane) berdaya 5 ton.

3 dari 6 halaman

Pesawat Dirancang untuk Berbagai Situasi

Pesawat angkut ini ternyata bisa mendarat di jalan yang berkerikil atau tak beraspal. Alasannya karena desain pesawat bisa fleksibel dalam berbagai keadaan.

Airbus A400M memiliki empat counter-rotating turbofan Europrop International (EPI) TP 400 dengan cakupan penerbangan atau flight envelope yang luas dalam hal kecepatan dan ketinggian.

Kemudian, dilengkapi 12 roda utama yang dirancang untuk bekerja di atas bebatuan, kerikil maupun pasir, penyerapan daya kejut yang efisien ke dalam struktur rangka pesawat, serta risiko minimal dari kerusakan akibat benda asing.

4 dari 6 halaman

Mampu Terbang Hingga 8.700 kilometer

A400M memang cocok untuk misi strategis atau logistik. Karena pesawat ini mampu terbang hingga 4.700 mil laut/8.700 km, dengan ketinggian jelajah hingga 37.000 kaki dan kecepatan hingga Mach 0.72, serupa dengan kemampuan pesawat angkut bertenaga jet.

Selain itu, selama penerbangan A400M bisa merespons krisis dengan lebih cepat, dan bisa memposisikan diri di atas turbulensi.

5 dari 6 halaman

Memiliki Teknologi Canggih

Dalam ruang pilot, ada Kontrol fly-by-wire dan perlindungan flight envelope. Keduanya untuk memudahkan kru dan pilot untuk mencapai kinerja pesawat yang optimal hanya dengan input tunggal dan sederhana pada tongkat kendali. Seperti menghindar, mengurangi risiko hilangnya daya angkat atau tekanan berlebihan pada rangka pesawat.

6 dari 6 halaman

Pesawat Didesain Agar Sulit Dideteksi

Berbeda dengan pesawat angkut lainnya, A400M dirancang agar sulit dideteksi. A400M sulit untuk ditemukan, dihantam, dan dilumpuhkan.  

Dari segi down-time, A400M dirancang untuk menjadi pesawat angkut yang fly-by-wire kerusakan, pengaman paling diandalkan. [has]

Baca juga:
Inilah Harga Jet Tempur TNI Buat Jaga Pertahanan, Capai Ratusan Miliar
Kapal Selam Karya Anak Bangsa Siap Diluncurkan
Mengintip Kekuatan TNI Saat Ini, Tak Bisa Diremehkan Dunia
Menengok Roket MLRS Astros TNI AD, Sekali Tembak Wilayah 1 Hektar Hancur
Mengungkap Cerita Pembelian SU-35 untuk TNI AU, Sampai Indonesia Ditekan AS

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini