Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengintip tempat praktik pengobatan klinik Tong Fang

Mengintip tempat praktik pengobatan klinik Tong Fang klinik tong fang. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Klinik Tong Fang saat ini sedang menjadi buah bibir. Seperti apa gerangan kondisi kantor klinik pengobatana sal Cina tersebut? Merdeka.com berkesempatan menyaksikan cara klinik Tong Fang melayani pasien.

Klinik tersebut berada di ruko tiga lantai yang terletak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saat memasuki ruangan, sangat terasa seperti di suasana rumah sakit, walau hanya berada di sebuah ruko yang tidak terlalu luas.

Pada pintu masuk terpasang sebuah papan beruliskan huruf Mandarin dengan tulisan kecil Traditional Chinnese Medicine (TCM). Masuk ke lantai pertama ada sebuah meja resepsionis dengan hiasan serba merah yang dijaga oleh dua orang pegawai yang mendata pasien.

"Daftar harus mengambil nomer urut pasien, dan silakan menunggu, untuk dipanggil namanya," ujar salah satu resespsionis kepada merdeka.com, di klinik tong fang, Plasa Pasifik, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (8/8).

Masih di lantai satu terdapat sebuah dua kamar periksa yang berisi sensei/tabib dan asistennya. Di lantai dua terdapat satu ruangan khususnya berukuran empat kali enam meter yang dipakai untuk meracik obat-obatan.

Untuk lantai tiga, hanya terlihat sang pegawai turun dan naik sambil menenteng plastik penuh obat yang berbentuk jamu yang sudah dibungkus, pil, plester, untuk dibawa ke meja resepsionis sebelum diterima pasien.

Tampak seorang peracik obat sedang berbicara menggunakan bahasa Mandarin sambil membawa resep catatan kecil dengan sensei, berisi komposisi ramuan yang tersimpan dalam lemari besar dengan puluhan laci berisi tumbuh-tumbuhan.

Sebelum diperiksa sinsei, pasien biasanya ditanya-tanya oleh asistennya seperti keluhan apa yang diderita, serta sudah berapa lama menderita penyakit. Baru kemudian sang asisten menjelaskan kepada sinsei tentunya dengan bahasa Mandarin.

Setelah selesai diperiksa sekitar tiga puluh menit, biasanya pasien harus menunggu lagi paket obat sakit yang diderita, berupa cairan jamu dalam, pil dan sebuah plester untuk ditempel pada kaki.

"Ini ada kartu ada nomer kontaknya kan, jadi pertemuan selanjutnya yang udah disepakatin yang tadi (di dalam) dan bawa pulang jamunya aja, kalau masih mau tanya tinggal telepon," kata petugas klinik Tong Fang kepada pasien. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP