Menengok satuan anjing K-9 Polda Metro Jaya

Sabtu, 9 Juni 2012 13:23 Reporter : Henny Rachma Sari
Anjing polisi. merdeka.com/Reuters

Merdeka.com - K-9 merupakan anjing yang tergabung dalam satuan unit satwa Kepolisian Indonesia. Ada 141 ekor anjing di Direktorat Kepolisian Satwa Polda Metro Jaya dan 547 ekor dari sejumlah Polda dari Papua hingga Medan. K-9 hanya diperuntukan bagi anjing berkemampuan tinggi untuk membantu pihak kepolisian.

"K-9 hanya ras anjing luar negeri dengan IQ dan kompetensi yang bagus sehingga bisa dilatih. Dalam waktu dekat, akan didatangkan 35 anjing dari Belanda," ujar Wadirpolsatwa Baharkam Polri, Kombes Handrianto Basuno kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (9/6).

Handrianto mengatakan, semua anjing di K-9 Polri merupakan ras unggulan. "Ada German Shepherds, Rottweilers, Doberman Pinsher, Belgian Malinois, Weimaraner, Biggel dan Foxterrier," katanya.

Anjing K-9 sudah pernah mengamankan even luar negeri, seperti kedatangan Presiden AS, Barack Obama serta even internasional di Bali.

Anjing tersebut maksimal hanya bertugas tujuh tahun, setelah itu pensiun karena usia sudah tua. Mereka dilatih saat berumur 1 sampai 1,5 tahun, digunakan hingga lima tahun ke depan. Kemudian dicek kembali, kalau masih bagus bisa diperpanjang sampai 7 tahun.

Ada enam kemampuan anjing K-9 Polri, pertama, kemampuan mencium bahan peledak untuk mengatasi yang berkaitan dengan terorisme. Kedua, membantu tim SAR, U-SAR untuk mencari korban hidup dan Kadaver mencari korban yang sudah meninggal. Ketiga, semua yang berhubungan dengan narkotika. Keempat, membantu dalam pengendalian massa. Kelima, karya guna artinya anjing bisa digunakan untuk pelacakan, penyelamatan, menghalau massa seperti yang dimiliki polda-polda atau mencari narkoba. Terakhir, keenam, kemampuan atraksi, kemampuan pelacakan kriminal u [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini