Menengok rumah mewah Bupati Bekasi, tersangka suap izin proyek Meikarta
Merdeka.com - Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin kini tersandung kasus korupsi di KPK. Orang nomor 1 di Kabupaten Bekasi itu telah ditetapkan tersangka oleh KPK terkait suap perizinan pembangunan kawasan Meikarta milik Lippo Grup.
Neneng selama ini tinggal di Kampung Kampung Bugel Salam, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Warga di sana menyebut bupati petahana itu tinggal di rumah itu baru sekitar tahun 2016.
"Sebelumnya di rumah keluarga besarnya di Pebayuran," ujar Wawan, warga di sana ketika berbincang dengan merdeka.com, Rabu (17/10).
Rumah Neneng ini tampak begitu megah, diperkirakan berdiri di atas lahan seluas 1000 meter lebih. Bangunannya menjulang tinggi dengan dua lantai. Warna temboknya dominan putih. Ada pagar tinggi menutupi sekeliling rumah.
Tak sulit menemukan rumah Neneng. Sebab, rumah ini paling mencolok di antara rumah penduduk lainnya. Di rumah itu pula, KPK mencokok Bupati pada Senin malam lalu.
Warga di sana tak asing dengan rumah itu, karena menjadi satu-satunya rumah paling megah. Bahkan, dari jarak tiga kilometer, warga telah mengenali rumah itu milik sang Bupati.
"Rumahnya ada di kanan jalan, paling mewah, dan besar," kata warga di pedagang di sekitar Stadion Wibawa Mukti.
Akses menuju rumah Bupati hanya cukup untuk dua mobil, tak seperti rumah-rumah mewah di komplek elit, yang jalurnya lebar. Jalur menuju kediaman Bupati untuk masyarakat umum karena jalur perkampungan warga.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya