Menengok kondisi 2 tempat hiburan malam di Mangga Dua usai izin dicabut Pemprov

Sabtu, 14 April 2018 13:06 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Exotic Karaoke. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta resmi mencabut izin tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) tempat hiburan yakni Karaoke Sense, Mangga Dua, Jakarta Utara. Sense terbukti menjadi tempat peredaran narkoba.

Penelusuran merdeka.com di lokasi, belum terpasang tanda penyegelan di sekitar Sense. Namun, Salah satu petugas keamanan membenarkan bahwa Sense sudah tak lagi beroperasi sejak digerebek oleh badan Narkotika Nasional beberapa waktu lalu.

"Sense udah enggak operasional lagi pak, udah enggak," kata Satpam tersebut di lokasi, Sabtu (14/4).

"Iya (ditutup karena digerebek BNN)," sambungnya singkat.

Satpam itu juga mengaku bahwa pengelola Sense tak ada. Dia juga melarang untuk mengambil gambar di karaoke Sense. Tak lama kemudian, seorang satpam keluar dengan wajah masam. Merdeka.com kembali mengkonfirmasi untuk bertemu dengan humas Sense.

"Enggak tahu, enggak ada (Humasnya), saya yang jaga di sini," ujarnya ketus.

Kondisi serupa juga terjadi di Exotic Diskotek. Diskotek yang terletak di daerah Mangga Dua, Jakarta Pusat itu disinyalir jadi lokasi empuk transaksi narkotika.

Penelusuran di lokasi, wajah Exotic sendiri berdiri di tengah tengah ruko. Tempat tersebut berwarna silver. Gedung nya lebih besar dan mencolok dibanding ruko lain

Suasananya juga sepi, di depan pintu juga belum terpampang tanda penyegelan. Hanya ada pria paruh baya yang sedang mencuci mobil di dekat diskotek.

Dia juga membenarkan bahwa Diksotek tersebut tidak beroperasi. "Tutup tutup, enggak ada (pegawai) ini kan hari libur," ucap pria berkaos putih itu di lokasi.

Beberapa waktu lalu, salah satu pengunjung Diskotek Exotic juga kedapatan meninggal dunia karena over dosis. Dia juga mengetahui bahwa izin Exotic dicabut Pemprov DKI.

"Kan juga udah rame di media massa," sambung pria itu.

Pemprov DKI Jakarta resmi mencabut izin tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) Exotic Diskotek tersebut (12/4) kemarin.

"Kan kita sudah terima surat dari dinas pariwisata untuk pencabutan, ya kita langsung cabut dan suratnya sudah kita sampaikan ke yang bersangkutan," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta, Edy Junaedi saat dihubungi, Jumat (13/4). [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Pemprov DKI
  2. Kasus Narkoba
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini