Mendagri berharap kampanye Pilkada 2018 bebas isu SARA

Jumat, 16 Juni 2017 18:53 Reporter : Iqbal Fadil
Baliho kampanye Pilkada DKI. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap tidak ada kampanye menyinggung suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam Pilkada 2018.

"Dampak Pilkada DKI pasti merembet di beberapa daerah besar. Jangan ada kampanye SARA dan kebencian seperti DKI kemarin," ujar Tjahjo dalam pengarahan kepada eselon I, II dan III, di Jakarta, Jumat (16/6) seperti dikutip Antara.

Menurut Tjahjo harus ada ketegasan dari pihak terkait untuk mencegah hal tersebut. Pemerintah mengingatkan KPU, Bawaslu, dan aparat agar kampanye SARA dan kebencian dihilangkan.

"Harus kampanye adu konsep, adu gagasan bagaimana memajukan kesejahteraan masyarakat daerah," ujar dia.

Tjahjo mengatakan Pilkada 2018 mungkin akan beraroma Pilpres karena menyangkut 68 persen total pemilih Indonesia.

Dia meminta seluruh jajaran kemendagri untuk melakukan koordinasi ke seluruh daerah agar Pilkada berjalan lancar. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Pilkada Serentak
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.