Mencuri lagi, residivis ditembak mati

Kamis, 12 Oktober 2017 23:03 Reporter : Yan Muhardiansyah
Residivis di Medan ditembak mati. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang residivis ditembak mati polisi di Medan. Tersangka yang tewas ditembak mati yaitu Tumpak Sitorus (35), warga Jalan Pasar Merah, Menteng II, Medan Denai. Polisi menyatakan Tumpak melakukan perlawanan saat kembali tertangkap atas tuduhan pencurian.

"Kita memberikan tindakan tegas Rabu (11/10) kemarin," kata Kapolsek Medan Area, Kompol Hartono di depan kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Kamis (12/10).

Tumpak jadi buronan Unit Reserse Polsek Medan Kota setelah wajahnya dikenali saat mencuri sepeda motor milik Putri Handayani (25) di Jalan AR Hakim, Gang Pendidikan Lorong XI, Pasar Merah Timur, Medan Area, pada 23 Agustus 2017.

Pada Rabu (11/10), polisi mendapat informasi Tumpak berada di sekitar rumahnya. Dia disergap dan tertangkap. Barang bukti yang disita berupa 1 kunci letter T, 2 kunci sepeda motor, 1 linggis, sebilah pisau, dan 1 unit sepeda motor Supra X hitam tanpa pelat nomor.

Polisi sempat menginterogasi Tumpak. Dia mengaku sekurangnya lima kali melakukan pencurian di sejumlah lokasi. Selain mencuri sepeda motor, dia juga membongkar rumah. "Tersangka merupakan residivis dalam kasus narkoba, curanmor, dan bongkar rumah," papar Hartono.

Setelah diinterogasi, kata Hartono, Tumpak dibawa untuk pengembangan. Dia mengaku menjual sepeda motor korban di Jalan Jermal II, Medan Denai. "Saat itu, pelaku melakukan perlawanan. Anggota langsung memberi tembakan peringatan, namun yang bersangkutan menyerang sehingga anggota memberikan tindakan tegas dan terukur. Tersangka meninggal dunia," jelas Hartono.

Jenazah Tumpak kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. "Visum dilakukan di sini," jelas Hartono. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Pencurian
  2. Medan
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.