Mbah Supami Gelar Ritual Tapa Pendem, Dikubur Layaknya Jenazah

Selasa, 17 September 2019 12:02 Reporter : Liputan6.com
Mbah Supami Gelar Ritual Tapa Pendem, Dikubur Layaknya Jenazah Ilustrasi

Merdeka.com - Aksi Mbah Supani (70) melakukan ritual tapa pendem di bulan Suro viral dan ramai diperbicangkan. Akun Facebook Mas Peno Perlengkapan menyebarkan foto-foto aksi warga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah tersebut.

Foto-foto itu menunjukkan sejumlah alat galian kubur, dua nisan (patok) yang dibungkus kain putih. Serta tanah liat sebesar bola.

Pemilik akun Facebook itu menulis "Bissmillah dongone mawon lurr. Nanti mlm habis magrib topo pendem 3 hari 3 mlm bapak supani mburi omahku Bendar Juana mugi diparingi selamet sakabehane lur".

Tapa pendem dilakukan dengan mengubur diri di dalam rumah. Layakanya jenazah, pelaku tapa pendem juga dibungkus kain kafan dan dikubur hidup-hidup. Hanya saja liang lahat diberi ventilasi, selain juga digunakan untuk menyuplai makanan ke dalam kubur.

Orang yang melakukan tapa pendem biasanya punya tujuan-tujuan tertentu, mulai dari tingginya ilmu hingga minta kesejahteraan.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly melalui Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiono mengaku sudah mendapat pemberitahuan mengenai ritual tapa pendem yang dilakukan Supani dari Kepada Desa Bendar.

"Informasinya ritual tapa pendem, sudah dilakukan Supani sampai 10 kali. Polsek Juwana akan memberikan pengamanan untuk menjaga ketertiban," kata AKP Eko Pujiono, Selasa (17/9). Dikutip dari Liputan6.com. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini