Mayat di Pantai Kelatakan Melaya Jembrana ternyata nelayan yang hilang
Merdeka.com - Mayat membusuk yang ditemukan pemulung dan bikin geger nelayan Pantai Kelatakan Melaya di Jembrana Bali, akhirnya teridentifikasi. Dari hasil penyidikan polisi, korban dikenali bernama Abdulah (60) nelayan asal Desa Melaya, Jembrana.
"Mayat yang ditemukan pemulung itu ternyata Abdulah yang dilaporkan hilang di laut dua hari lalu,” terang Kasat Polair Polres Jembrana Iptu. H. Eddy Waluyo, S.H, Jumat (18/8).
Lanjut Eddy, saat itu korban diketahui melaut pada pukul 06.00 WITA dari perairan Melaya. Saat sore harinya, nelayan setempat menemukan rakit dan peralatan pancing serta perbekalan tidak bertuan.
Sebelumnya diberitakan, korban pergi melaut hari Selasa (15/8). Pihak keluarga baru mengetahui setelah seorang nelayan mengabarkan adanya perahu milik Abdulah terombang ambing di tengah laut.
Jumat (18/8) siang, pemulung pasutri, Jumilah (40) dan suaminya Suyono (40) menemukan mayat korban yang saat itu belum teridentifikasi.
Saat ditemukan posisi mayat tersebut tertelungkup di pinggir pantai mengenkan baju warna abu-abu dan memakai celana pendek strip biru. Dari hasil pemeriksaan fisik tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya