Masjid Istiqlal bakal ditutup saat Raja Salman berkunjung
Merdeka.com - Rencana kedatangan Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al-Saud pada 1 sampai 9 Maret ke Indonesia sudah santer terdengar sejak tahun lalu. Terlebih saat ada kabar bahwa Raja Salman akan membawa 1.500 orang dari Saudi ke Indonesia.
Di sela-sela kunjungannya tersebut, Raja Salman akan melaksanakan salat di Masjid Istiqlal. Namun, tidak semua rombongan akan ikut diboyong ke masjid tersebut.
"Rencananya kan yang datang ke Indonesia itu 1.500 orang tetapi saya yakin yang datang ke Istiqlal tidak akan sebanyak itu. Karena ruangan VIP terbatas," Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu, (25/2).
Namun, kata Abu, ada ratusan pengawal dan pihak keluarga kerajaan yang mungkin datang ke Istiqlal. Kendati demikian, Abu belum mengetahui jumlah pastinya.
"Mungkin sekitar 800 orang. Kalau seandainya ke sini, 800 orang itu tidak akan mampir ke ruang VIP, tetapi langsung ke bagian tempat salat," jelasnya.
Raja Salman dijadwalkan tiba di Masjid Istiqlal usai salat zuhur. Rencananya, Raja Salman dan rombongan akan melaksanakan salat Tahiyatul Masjid saja.
"Jamaah masih bisa ikut salat Zuhur di Istiqlal, tetapi selama 30 menit usai shalat Zuhur kemungkinan tempat salat akan ditutup untuk umum. Setelah Raja Salman melaksanakan saalat tahiyatul masjid, masyarakat boleh masuk lagi. Secara umum Istiqlal tidak akan ditutup, hanya waktu itu saja," papar Abu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya